Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Nasional

Bupati Lutra Hadiri Peluncuran PPID di Batam, Jemput Peluang Investasi

×

Bupati Lutra Hadiri Peluncuran PPID di Batam, Jemput Peluang Investasi

Sebarkan artikel ini
bupati luwu utara andi abdullah rahim menghadiri launching ppid di batam
INVESTASI DAERAH — Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim menghadiri launching Pusat Promosi dan Investasi Daerah di Gedung PPID Batam, Senin (20/1/2026). Kegiatan ini dihadiri Mendagri, menteri terkait, dan kepala daerah untuk memperkuat promosi potensi investasi daerah. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, BATAM — Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim menghadiri peluncuran Pusat Promosi dan Investasi Daerah (PPID), Senin (20/1/2026), di Gedung PPID Batam.

Kehadiran tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dalam menjemput peluang investasi dan memperluas pasar produk unggulan daerah.

“Keberadaan PPID ibarat angin segar bagi daerah untuk memamerkan potensi lokal secara lebih terintegrasi. Kita tak lagi menunggu investor datang, tetapi kita harus aktif menunjukkan bahwa kita memiliki kekayaan komoditi,” jelas Andi Abdullah Rahim.

Promosi Investasi Daerah

Peluncuran PPID dilakukan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian. Acara ini juga dihadiri menteri terkait serta kepala daerah se-Indonesia.

Selain itu, PPID menjadi upaya strategis pemerintah untuk menarik minat investor. Program ini juga memperkenalkan komoditas unggulan lokal ke tingkat nasional dan internasional.

Kegiatan PPID terlaksana melalui sinergi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dan International Bussines Association (IBA).


Baca juga: ⇒ Di Bawah Kepemimpinan Baru, Kinerja Makro Luwu Utara Terus Menguat


Sementara itu, acara ini mempertemukan kepala daerah, pelaku usaha, dan investor potensial. Batam dipilih karena berstatus pusat pertumbuhan ekonomi dan gerbang utama ekspor-impor Indonesia.

Usai launching, Andi Abdullah Rahim menyampaikan PPID berfungsi sebagai sarana promosi dan business meeting dengan calon investor. Fokus diarahkan pada jaringan bisnis dari Singapura.

Lebih lanjut, ia menyebut potensi Luwu Utara tersebar di sektor pertanian padi dan jagung. Daerah ini juga memiliki perkebunan cokelat dan kelapa sawit.

Selain pertanian, Luwu Utara memiliki potensi pariwisata yang kompetitif. Seluruh potensi tersebut dipromosikan melalui PPID.

Dengan demikian, pemerintah daerah berharap arus modal ke Luwu Utara meningkat. Dampaknya diharapkan membuka lapangan kerja baru.

“Dengan adanya PPID ini, kita optimistis bahwa angka investasi di tahun 2026 akan mengalami peningkatan signifikan, yang pada akhirnya berdampak pada pembukaan lapangan kerja baru dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.


Baca juga: ⇓ Bupati Abdullah Rahim: Sekolah Rakyat Permanen di Luwu Utara untuk Pemerataan Pendidikan

Example 468x60
Example 300250