Scroll untuk baca artikel
Daerah

Kinerja Kesehatan Dievaluasi, Pemkab Sinjai Fokus Intervensi Prioritas

×

Kinerja Kesehatan Dievaluasi, Pemkab Sinjai Fokus Intervensi Prioritas

Sebarkan artikel ini
sekda sinjai pimpin rakor kesehatan
RAKOR KESEHATAN kda A. Jefrianto Asapa memimpin Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Capaian Kinerja Dinas Kesehatan Sinjai Tahun Anggaran 2025. Ia menegaskan setiap rencana aksi harus selaras dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan, RPJMD Kabupaten Sinjai, serta Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah, Senin (26/1/2026).
Sekda Jefrianto menekankan pentingnya fokus pada indikator kesehatan prioritas yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, terutama intervensi penurunan kematian ibu, bayi, dan balita, serta pengendalian penyakit menular dan tidak menular seperti TB, HIV/AIDS, dan hipertensi.

JAMLIMA.COM, SINJAI — Pemerintah Kabupaten Sinjai terus mendorong peningkatan kualitas layanan publik, khususnya di sektor kesehatan.

Upaya ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tindak Lanjut Capaian Kinerja Tahun Anggaran 2025 yang digelar Dinas Kesehatan Sinjai.

Rakor berlangsung di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan Sinjai, Senin (26/1/2026) pagi.

Pertemuan ini membedah capaian kinerja sepanjang 2025 sekaligus merumuskan langkah tindak lanjut yang terarah, terukur, dan berkelanjutan pada 2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai A. Jefrianto Asapa memimpin rapat tersebut.

Ia didampingi Kepala Dinas Kesehatan Sinjai dr. Emmy Kartahara Malik serta dihadiri jajaran struktural dan penanggung jawab program lingkup Dinkes Sinjai.


Baca juga: ⇒ Pemkab Sinjai Gelar HKN, Tegaskan Integritas ASN dan Apresiasi Prestasi Kesehatan



Fokus Indikator Prioritas

Dalam arahannya, Jefrianto menekankan pentingnya fokus pada indikator kesehatan prioritas yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyebut intervensi penurunan kematian ibu, bayi, dan balita sebagai perhatian utama.

Selain itu, pengendalian penyakit menular dan tidak menular seperti TB, HIV/AIDS, dan hipertensi juga menjadi fokus.

Capaian imunisasi, peningkatan layanan kesehatan ibu hamil, serta penguatan pelayanan dasar di Puskesmas turut menjadi perhatian.

Jefrianto menegaskan setiap rencana aksi harus selaras dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan, RPJMD Kabupaten Sinjai, serta Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah.

“Saya menekankan setiap rencana harus selaras dengan standar pelayanan minimal kesehatan, RPJMD Kabupaten Sinjai, dan Dokumen Perencanaan Daerah,” ujarnya.

Ia juga meminta agar setiap anggaran yang digunakan benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Kita harus pastikan setiap anggaran yang dikeluarkan berdampak bagi masyarakat,” katanya.

Sebagai bagian dari evaluasi, masing-masing bidang memaparkan secara rinci capaian program kerja sepanjang 2025.

Paparan ini menjadi dasar sinkronisasi untuk memetakan kekurangan yang perlu segera diperbaiki pada tahun berjalan.

Dengan koordinasi yang solid, Pemerintah Kabupaten Sinjai berharap Dinas Kesehatan mampu memberikan intervensi yang lebih presisi dalam menjawab persoalan kesehatan masyarakat di wilayah Sinjai.


Baca juga: ⇓