JAMLIMA.COM, JAKARTA — Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, secara resmi mengajukan usulan program Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2026 kepada Komisi V DPR-RI. Ia menyampaikan langsung proposal tersebut di Jakarta, belum lama ini.
Andi Abdullah Rahim menegaskan, langkah ini menjadi strategi konkret untuk menarik dukungan anggaran pusat ke Kabupaten Luwu Utara.
Ia ingin mempercepat perbaikan ruas jalan kabupaten yang menjadi urat nadi ekonomi masyarakat, tetapi terbatas jika hanya mengandalkan APBD.
“Hari ini, kami bertemu dengan Wakil Ketua Komisi V DPR-RI, Bapak Andi Darmawan Aras, dan beliau menerima usulan dari Luwu Utara, berupa Inpres Jalan Daerah (IJD),” ucap Andi Abdullah Rahim saat memberikan secara langsung usulan IJD TA 2026 kepada Andi Darmawan Aras.
Baca juga: Kisah Bupati Luwu Utara Dibalik 2 Guru Viral Dapatkan Hak Rehabilitasi dari Prabowo
Dukungan Infrastruktur Daerah
Pada 2025, pemerintah daerah juga mengajukan usulan serupa dan berhasil memperoleh rekomendasi IJD untuk ruas Amassangan – Cenning serta Salulemo – Lara.
Rekomendasi itu memperkuat optimisme pemerintah daerah untuk kembali mengusulkan program IJD pada 2026.
“Alhamdulillah, tahun 2025 yang lalu, beliau juga telah memberikan kami rekomendasi untuk IJD di ruas Amassangan – Cenning, dan Salulemo – Lara, dan semoga tahun 2026 ini kembali kita bisa mendapatkannya lagi,” harap orang nomor satu di daerah berjuluk Bumi La Maranginang ini.
Fokus utama usulan IJD TA 2026 mencakup peningkatan konektivitas antarwilayah.
Program tersebut juga diarahkan untuk menghubungkan sentra-sentra produksi pertanian dengan pasar serta membuka akses menuju destinasi wisata unggulan.
Bupati menilai dukungan pusat menjadi kunci percepatan pembangunan.
Ia mengakui, tanpa bantuan anggaran dari pemerintah pusat, pembangunan infrastruktur tidak mungkin maksimal jika hanya mengandalkan APBD.
Respons positif datang dari Anggota DPR-RI Komisi V, Andi Darmawan Aras. Ia menyatakan siap mengawal usulan tersebut dalam pembahasan bersama pihak eksekutif di tingkat pusat.
“Insya Allah, nanti akan kita maksimalkan perjuangannya ini, bagaimana supaya Kabupaten Luwu Utara bisa tetap terbangun di tangan Bapak Bupati Andi Abdullah Rahim. Karena ini tugas kami di DPRD, bagaimana memastikan aspirasi daerah dapat terakomodasi di pusat,” tandasnya.
Pertemuan tersebut juga dihadiri jajaran teknis yang mendampingi proses penyerahan usulan IJD TA 2026, sebagai bagian dari upaya sinkronisasi program daerah dan pusat.
Baca juga:

























