JAMLIMA.COM, BANTAENG — Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin mengingatkan pentingnya peran guru dalam membina karakter pelajar menyikapi tawuran antar pelajar yang baru-baru ini terjadi di Kabupaten Bantaeng.
Ia menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I PGRI Kabupaten Bantaeng Tahun 2026 di Gedung PGRI Bantaeng, Rabu (11/2/2026).
Bupati yang akrab disapa Uji Nurdin itu menegaskan pembentukan karakter menjadi tanggung jawab bersama, khususnya para guru di lingkungan sekolah.
“Ini menjadi tugas kita bersama. Guru memiliki peran penting dalam membina dan membentuk karakter peserta didik. Sehingga sikap tegas kita demi untuk pembentukan karakter dan masa depan anak-anak kita,” tegasnya.
Baca juga: Gas Reformasi Birokrasi, Bupati Bantaeng Lantik Tiga Pejabat
Respons Tawuran Pelajar
Uji Nurdin menyatakan sikap tegas guru harus mendapat perlindungan hukum. Ia mendukung pengesahan Undang-Undang Perlindungan Guru agar tidak ada lagi kriminalisasi terhadap pendidik yang bertindak demi kebaikan siswa.
“Sehingga kalau ada sikap tegas guru demi kebaikan siswa, tidak ada lagi kasus kriminalisasi untuk para guru kita,” ungkapnya.
Transformasi Pendidikan
Sekretaris PGRI Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Abdi, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Bantaeng terhadap PGRI.
Ia menilai Konkerkab menjadi forum strategis untuk merumuskan program kerja yang adaptif terhadap tantangan pendidikan saat ini.
“PGRI harus terus bertransformasi, meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru serta memperkuat soliditas organisasi demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas,” ungkapnya.
Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng, Samsud Samad, menyebut Konkerkab I sebagai ajang konsolidasi organisasi sekaligus evaluasi dan penyusunan program kerja ke depan.
“Kami berharap melalui Konkerkab ini, lahir program-program yang konkret dan solutif untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bantaeng serta memperkuat peran guru dalam membentuk generasi yang berkarakter dan berdaya saing,” ujarnya.
Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng H. Misbah, perwakilan Sekretaris Umum PGRI Sulawesi Selatan Dra. Hj. St. Salmiah, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng Hj. Sri Wahyuni Gani, serta para peserta Konkerkab I PGRI Kabupaten Bantaeng Tahun 2026.
Baca juga:
















