Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Nasional

IKN Jadi Laboratorium Tata Kelola Pemerintahan, ASN Dituntut Ubah Pola Kerja

×

IKN Jadi Laboratorium Tata Kelola Pemerintahan, ASN Dituntut Ubah Pola Kerja

Sebarkan artikel ini
asn bekerja dengan sistem digital dalam tata kelola ikn untuk mendukung smart governance dan integrasi layanan
ASN IKN — ASN bekerja menggunakan sistem digital dalam kegiatan pemerintahan di IKN. IKN diposisikan sebagai laboratorium tata kelola baru dalam penguatan tata kelola IKN. ASN dituntut mengubah pola pikir serta mendorong smart governance dan integrasi layanan. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, NASIONAL — Pemerintah menjadikan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai laboratorium besar untuk menguji cara baru negara bekerja, bukan sekadar memindahkan pusat pemerintahan.

Rini Widyantini menegaskan hal itu saat memberikan kuliah umum kepada ASN di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN beberapa waktu lalu. Ia meminta ASN memaknai momentum ini sebagai upaya merancang ulang tata kelola.

Ia menekankan, negara tidak cukup memindahkan gedung dan meja kerja. Pemerintah harus mengubah pola pikir aparatur.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya juga menegaskan pentingnya peran birokrasi. Dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, ia mengutip pemikiran Thucydides tentang fondasi kekuatan bangsa.

Ia menempatkan birokrasi sebagai salah satu pilar utama. Negara, menurutnya, tidak hanya bertumpu pada anggaran atau infrastruktur, tetapi pada kualitas aparatur dan sistem kerja.


Penerapan Smart Governance

Pemerintah tidak menambal sistem lama di IKN. Mereka langsung menerapkan konsep smart governance sejak awal pembangunan.

Pemerintah menggunakan model layanan berbagi pakai seperti shared office dan shared system. Antarinstansi kini berbagi fasilitas, menghubungkan sistem, dan mempercepat proses layanan.

Pendekatan ini menegaskan bahwa efisiensi tidak sekadar penghematan, tetapi integrasi.

Pemerintah mendorong seluruh instansi bekerja sebagai satu ekosistem, bukan berjalan sendiri-sendiri.


ASN Jadi Pelopor Perubahan

Kementerian PANRB menempatkan ASN di IKN sebagai pelopor perubahan. ASN tidak hanya datang ke sistem yang sudah jadi, tetapi ikut membangun fondasinya.

Kondisi ini berbeda dengan birokrasi konvensional yang cenderung mempertahankan pola lama.

IKN hadir di tengah disrupsi digital. Karena itu, ASN harus memahami ekosistem teknologi, meningkatkan kompetensi digital, dan bekerja lintas sektor.

Pemerintah menyiapkan standar kompetensi yang jelas dan melakukan pemetaan terintegrasi agar transformasi tidak berhenti sebagai slogan.

Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menilai kehadiran MenPANRB memberi semangat bagi ASN.

Ia menegaskan bahwa transformasi birokrasi tidak hanya menyangkut sistem, tetapi juga menyentuh aspek psikologis aparatur dalam membangun kepercayaan diri.


Lebih dari Sekadar Pemindahan Ibu Kota

Kuliah umum di KIPP IKN tersebut melibatkan ASN yang telah bertugas dan menekankan integrasi layanan serta peningkatan kompetensi digital.

Pemerintah menguji IKN sebagai wajah baru peradaban birokrasi Indonesia.

Jika berhasil, IKN akan menjadi model tata kelola modern yang adaptif dan kolaboratif.

Jika gagal, IKN hanya akan menjadi ibu kota baru dengan kebiasaan lama.


Example 468x60
Example 300250