Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Nasional

Wagub Sulsel Dorong Pemberdayaan Perempuan Melalui Kolaborasi Puteri Indonesia

×

Wagub Sulsel Dorong Pemberdayaan Perempuan Melalui Kolaborasi Puteri Indonesia

Sebarkan artikel ini
wakil gubernur sulawesi selatan fatmawati rusdi menerima audiensi puteri indonesia sulawesi selatan di rumah jabatan wagub makassar
PEREMPUAN — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi menerima audiensi Puteri Indonesia Sulawesi Selatan II 2026 Andi Aisyah Anjaliekhan Kilat di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, Makassar, Minggu (1/3/2026). Pertemuan membahas kolaborasi pemberdayaan perempuan dan penguatan UMKM. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, MAKASSAR — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi menerima audiensi Puteri Indonesia Sulawesi Selatan II 2026, Andi Aisyah Anjaliekhan Kilat.

Pertemuan berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Makassar, Minggu, (1/3/2026) lalu.

Audiensi tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus permohonan dukungan dan restu dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Andi Aisyah akan mewakili Sulawesi Selatan pada ajang Puteri Indonesia tingkat nasional di Jakarta.

Fatmawati Rusdi menyampaikan apresiasi atas capaian Andi Aisyah sebagai Puteri Indonesia Sulawesi Selatan II 2026.

Ia mendorong Andi Aisyah menjadi representasi perempuan Sulawesi Selatan yang mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Kami menyambut baik kehadiran Puteri Indonesia Sulawesi Selatan sebagai mitra strategis dalam mendorong pemberdayaan perempuan. Pemerintah membuka ruang kolaborasi agar advokasi yang dibawa dapat bersinergi dengan program-program yang telah berjalan,” ujar Fatmawati.

Penguatan Perempuan Daerah

Fatmawati menegaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat pemberdayaan perempuan melalui berbagai program strategis.

Program tersebut mencakup penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta peningkatan kapasitas kewirausahaan perempuan di berbagai daerah.

Ia menilai pembangunan tidak hanya terukur dari pertumbuhan ekonomi. Keberhasilan pembangunan juga terukur dari sejauh mana perempuan ada ruang untuk berdaya dan berkontribusi dalam masyarakat.

Fatmawati juga menekankan pentingnya membangun mental kewirausahaan di kalangan perempuan.

Menurutnya, edukasi, pelatihan, dan pendampingan menjadi kunci agar program pemberdayaan tidak hanya bersifat bantuan. Akan tetapi mampu menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

Sementara itu, Andi Aisyah Anjaliekhan Kilat mengaku bersyukur dapat diterima langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan.

“Saya sangat senang karena diterima dengan baik. Dengan kunjungan ini, saya jadi mengetahui data-data mengenai UMKM yang berkesinambungan dengan advokasi saya yang fokus pada pemberdayaan perempuan,” ungkapnya.

Melalui advokasinya bertajuk EmpowHER, Andi Aisyah berkomitmen menjembatani kesenjangan kapasitas kewirausahaan perempuan.

Melalui mentorship, pelatihan bisnis praktis, serta penguatan literasi usaha bagi pelaku UMKM perempuan.

Perempuan berusia 25 tahun ini merupakan putri daerah Sulawesi Selatan, anak dari Andi Muhammad Kilat Karaka. Ia juga dikenal sebagai Pendiri dan CEO PT Acte Krastala Indonesia sekaligus penggagas platform pemberdayaan perempuan EmpowHER.

Andi Aisyah merupakan lulusan Teknik Sipil Universitas Hasanuddin. Serta Master Management with Enterprise and Business Growth dari University of Glasgow, Inggris.

Saat ini ia bersiap mewakili Sulawesi Selatan pada ajang Puteri Indonesia tingkat nasional di Jakarta.

Turut hadir  dalam Audiensi tersebut Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulawesi Selatan Andi Mirna bersama jajaran. Juga Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Fitriani Nas, Pelaksana Tugas Kepala Bidang Sejarah dan Cagar Budaya Fadhilah Ainun Nisaa. Serta Fungsional Muda Pamong Budaya Erniwati.

Hadir pula Ketua Adwindo Sulsel periode 2023–2026 Muhammad Tahsin Usman, Ketua Adwindo periode 2020–2023 Fadel Nurfiqra, serta Ketua Adwindo periode 2026–2028 Fathurrahman.

Example 468x60
Example 300250