Operasi Gabungan
Penanganan karhutla di Rupat melibatkan unsur kepolisian, TNI, BPBD, Manggala Agni, pihak perusahaan, serta warga setempat.
Personel yang dikerahkan terdiri dari Polsek Rupat, Koramil 04 Rupat, BKO Polres Bengkalis, BPBD Kecamatan Rupat, KKL Kelurahan Tanjung Kapal, PT Priatama, PT SRL, masyarakat, dan Manggala Agni.
Operasi itu juga didukung alat berat dan mesin pemadaman. Tim menggunakan excavator untuk membuat sekat api, embung, serta memperlebar pembatas kanal.
Baca Juga: Riau Perkuat Armada Karhutla, 5 Helikopter Disiagakan untuk Water Bombing
Selain pemadaman darat, lokasi kebakaran sebelumnya juga mendapat bantuan water bombing yang difasilitasi BNPB Provinsi Riau.
Fahrian mengatakan, tim sempat menghadapi kendala sumber air yang jauh dari kanal PT Priatama. Namun, petugas mengatasinya dengan mencari sumber air terdekat dan mengoptimalkan pembuatan embung.
Ia memastikan pendinginan tetap dilanjutkan sampai asap benar-benar hilang dan lahan dinyatakan aman dari potensi penyalaan ulang.
















