Scroll untuk baca artikel
Daerah

Bupati Gowa Dorong Bungaya Jadi Destinasi Baru Wisata Alam

×

Bupati Gowa Dorong Bungaya Jadi Destinasi Baru Wisata Alam

Sebarkan artikel ini
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang berada di kawasan Air Terjun Depa, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa
AIR TERJUN DEPA — Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang berada di kawasan Air Terjun Depa, Kecamatan Bungaya, Minggu (3/5/2026). (foto/ist)

GOWA, JAMLIMA.COM — Kecamatan Bungaya mulai didorong sebagai salah satu kawasan wisata alam Kabupaten Gowa, dengan Air Terjun Depa dan Hutan Pinus Bissoloro sebagai daya tarik utama.

Dorongan itu disampaikan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang saat mengunjungi sejumlah objek wisata di Kecamatan Bungaya, Minggu (3/5/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Gowa memperkuat promosi potensi wisata alam, terutama destinasi pegunungan di daerah tersebut.

Dalam kunjungan itu, Bupati Gowa mengunjungi Wisata Air Terjun Depa. Destinasi ini berada di Desa Bontomanai, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa.

Ia mengajak masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar daerah untuk menjadikan Air Terjun Depa sebagai salah satu pilihan tempat berlibur.

“Gowa kaya akan destinasi wisata, khususnya di daerah pegunungan. Saya berada di Bungaya untuk mengunjungi Air Terjun Depa, salah satu tempat terindah di Gowa yang bisa kalian datangi ketika ingin berlibur,” ungkapnya.

Selain Air Terjun Depa, Bupati Gowa juga mengunjungi kawasan wisata Hutan Pinus Bissoloro atau Valley Selow. Kawasan ini menawarkan panorama hutan pinus, suasana sejuk, serta fasilitas glamping dan kafe.

Menurutnya, Kecamatan Bungaya memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam, hutan pinus, dan kawasan pegunungan.

“Jika ingin menikmati wisata hutan pinus, Kecamatan Bungaya bisa menjadi salah satu pilihan saat berkunjung ke Gowa,” ajaknya.

Bupati Gowa berharap promosi destinasi wisata tersebut dapat meningkatkan minat kunjungan wisatawan. Dorongan ini sejalan dengan geliat wisata Sulsel yang terus menjadi perhatian daerah.

Ia juga menilai pengembangan pariwisata daerah dapat memberi dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, Ary Mahdin Asfari mengatakan Pemerintah Kabupaten Gowa terus menjaga, mendorong, dan mendukung pengembangan destinasi wisata daerah.

Menurut Ary, terdapat dua fokus utama pengembangan pariwisata di Kabupaten Gowa.

Fokus pertama berada di Kecamatan Tinggimoncong, termasuk kawasan Malino. Wilayah ini diarahkan sebagai kawasan pariwisata berkelanjutan dengan perhatian pada kelestarian lingkungan, pengelolaan limbah hotel dan akomodasi, penanganan sampah, serta penghijauan.

Ia menyebut daya tarik utama Malino berada pada panorama alam dan udara dingin. Karena itu, pengembangan kawasan tersebut perlu menjaga keseimbangan antara kunjungan wisata dan kelestarian lingkungan.

Fokus kedua berada di Kecamatan Bungaya. Pemerintah mendorong peningkatan pembangunan destinasi wisata baru sebagai bagian dari prioritas pengembangan kawasan wisata tingkat provinsi.

Ary menjelaskan, Bungaya disebut masuk dalam konsep pengembangan segitiga emas pariwisata Sulawesi Selatan yang mencakup Jeneponto, Gowa, dan Takalar.

“Kami terus berkomitmen mendorong adanya pembangunan wisata baru yang nantinya dapat berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Gowa. Perekonomian masyarakat sekitar juga akan meningkat,” tutupnya.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Gowa turut didampingi Camat Bungaya, Rizky Abe, serta sejumlah pimpinan SKPD terkait.