JAMLIMA.COM, KALBAR — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menerima audiensi Puteri Indonesia Kalimantan Barat 2026, Anggelia Mercyana, di ruang kerjanya, Senin (30/3/2026).
Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan dukungan menuju ajang nasional.
Selanjutnya, Anggelia Mercyana menyampaikan rencana partisipasinya dalam ajang Puteri Indonesia tingkat nasional di Jakarta.
Ia juga membuka peluang kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mempromosikan potensi daerah.
Ria Norsan secara langsung menyatakan dukungan penuh kepada Anggelia.
Ia berharap Anggelia mampu meraih hasil terbaik dan membawa nama Kalimantan Barat bersinar di tingkat nasional.
“Saya memberikan dukungan kepada ananda Anggelia Mercyana. Semoga berhasil meraih predikat terbaik dan masyarakat Kalimantan Barat turut mendoakan,” ujarnya.
Baca juga: PSSI Awards 2026 Digelar, Jay Idzes Pemain Terbaik
Peran Duta Daerah
Selain itu, Ria Norsan mengapresiasi capaian Puteri Indonesia Kalbar.
Ia menilai peran generasi muda sangat penting dalam memperkenalkan potensi daerah.
Menurutnya, Puteri Indonesia Kalbar memiliki peran strategis sebagai duta daerah.
Mereka dapat memperkenalkan budaya, pariwisata, serta meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan.
“Kami sangat mendukung upaya promosi potensi daerah agar citra Kalimantan Barat semakin kuat di tingkat nasional dan internasional,” tambahnya.
Di sisi lain, Anggelia Mercyana menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah.
Ia menilai dukungan tersebut menjadi motivasi untuk tampil maksimal di tingkat nasional.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Semoga saya dapat membawa nama Kalimantan Barat semakin bersinar,” ucapnya.
Baca juga: Festival Pinisi Tembus KEN 2026, Bulukumba Perkuat Peta Pariwisata Nasional
Literasi Pariwisata Desa
Anggelia Meryciana mewakili Puteri Indonesia Kalimantan Barat 1 tahun 2026. Ia menempuh pendidikan di bidang pariwisata dan aktif mengembangkan pariwisata berbasis komunitas.
Ia berasal dari suku Dayak Kanayant dan mengikuti Program Edukasi Kantor Staf Presiden Republik Indonesia. Selanjutnya, ia bekerja sebagai Project Manager di perusahaan kehutanan berkelanjutan.
Di sisi lain, Anggelia menginisiasi gerakan “Kampokng’ Saham” untuk memperkuat literasi pariwisata desa. Melalui gerakan ini, ia memberdayakan pemuda lokal sebagai pencerita budaya sekaligus mendorong penguatan usaha kecil.
Ia juga aktif mengadvokasi pariwisata berkelanjutan, pembangunan ramah lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Sebagai penegasan, ia mengusung semboyan #KetikaWisataDimulaiDariCerita.










