Lebih jauh, semangat tersebut harus menjadi cara kerja bersama untuk menyatukan pendapat, menjaga keharmonisan, dan memperkuat tujuan pembangunan daerah.
“Pancasila sebagai pemersatu bangsa sama dengan semangat Gowa Bersama,” kata Sitti Husniah.
Bupati Gowa juga menegaskan, persatuan tidak bisa hanya diserahkan kepada masyarakat.
ASN juga harus menjadi contoh dalam menjaga kekompakan, membangun komunikasi, dan menghindari sikap yang dapat memecah kebersamaan.
Ia meyakini Kabupaten Gowa dapat berkembang lebih kuat apabila aparatur pemerintah memiliki arah yang sama dalam bekerja.
Kekompakan ASN dinilai menjadi modal penting untuk mempercepat pelayanan dan memastikan kebijakan pemerintah memberi manfaat bagi warga.
Baca juga: Tasming Hamid Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tekankan Persatuan Warga Parepare
Assamaturu ASN Gowa
Dalam momentum tersebut, Sitti Husniah juga mengangkat nilai lokal Assamaturu yang dekat dengan kehidupan masyarakat Gowa.
Menurutnya, makna Assamaturu adalah kebersamaan. Nilai ini, menurutnya, harus terus terjaga dalam lingkungan pemerintah daerah, terutama saat ASN menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Ia berharap ASN lingkup Pemkab Gowa tetap menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan mengutamakan kepentingan daerah di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Bupati Sitti Husniah juga membacakan sambutan seragam Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia.

















