JAMLIMA.COM, SPORT — Indonesia pulang tanpa gelar dari turnamen pembuka musim PETRONAS Malaysia Open 2026.
Kepastian itu terjadi setelah dua wakil terakhir Merah Putih sama-sama tersingkir di babak semifinal.
Langkah Indonesia lebih dulu terhenti di sektor tunggal putra.
Jonatan Christie gagal melaju ke partai final setelah kalah dari wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn.
Jonatan menyerah dua gim langsung dengan skor 16-21 dan 16-21.
Sepanjang pertandingan, Jonatan kerap kehilangan poin akibat kesalahan sendiri.
“Saya harus akui, hari ini Kunlavut bermain lebih sabar,” ujar Jonatan.
Harapan Indonesia kemudian beralih ke sektor ganda putra.
Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi wakil terakhir Merah Putih.
Namun, langkah Fajar/Fikri juga terhenti di babak semifinal.
Mereka kalah dari pasangan tuan rumah unggulan kedua, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Ganda putra Indonesia tersebut takluk dua gim langsung dengan skor 21-23 dan 18-21.
Gim pertama berlangsung ketat hingga adu setting, tetapi pasangan Malaysia tampil lebih tenang pada poin-poin penentuan.
Memasuki gim kedua, Fajar/Fikri kesulitan mengembangkan permainan hingga akhirnya kalah.
“Kami sudah berusaha maksimal, tetapi lawan lebih siap di poin-poin akhir,” kata Fajar Alfian.
Hasil ini memastikan Indonesia mengakhiri Malaysia Open 2026 tanpa satu pun gelar juara.
Kegagalan tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi PBSI dan tim bulutangkis Indonesia dalam mengawali musim 2026. (*)
Baca juga: ⇒ Tragedi Kapal Wisata di Labuan Bajo, Pelatih Valencia CF Tewas

























