JAMLIMA.COM, PINRANG — Sebanyak 526 jamaah haji Pinrang mulai diberangkatkan secara bertahap ke Tanah Suci. Dari jumlah itu, 387 jamaah yang tergabung dalam Kloter 8 Embarkasi UPG Makassar resmi dilepas Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, di Aula Masjid Agung Al-Munawwir, Sabtu (25/4/2026).
Pelepasan Kloter 8 menjadi tahap awal pemberangkatan jamaah haji Pinrang tahun ini. Rombongan tersebut menjadi kelompok terbesar dibandingkan dua kloter lainnya.
Berangkat Tiga Kloter
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pinrang, Idris Muhammad, menjelaskan bahwa jamaah haji Pinrang terbagi dalam tiga kelompok pemberangkatan.
“Untuk Kloter 8 yang dilepas hari ini berjumlah 387 orang. Selanjutnya Kloter 16 berjumlah 133 orang yang akan bergabung dengan jamaah dari Kabupaten Maros dan Bantaeng, serta Kloter 43 sebanyak 6 orang yang tergabung dalam kloter gabungan,” jelasnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi menegaskan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan anugerah besar. Karena itu, ia meminta seluruh jamaah memanfaatkan kesempatan tersebut dengan ibadah yang khusyuk dan tertib.
Kesehatan Jadi Modal
Sudirman juga mengingatkan jamaah agar menjaga kondisi kesehatan selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, perbedaan cuaca antara Indonesia dan Arab Saudi membutuhkan kesiapan fisik yang baik.
“Kesehatan adalah modal utama dalam menjalankan ibadah haji. Para jamaah diharapkan menjaga kondisi fisik agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik hingga puncaknya,” ungkap Sudirman.
Selain kepada jamaah, Sudirman juga berpesan kepada petugas haji agar menjalankan tugas secara maksimal. Ia meminta petugas sigap membantu jamaah yang mengalami kendala, baik dari sisi kesehatan maupun teknis pelaksanaan ibadah.
Ia juga berharap jamaah menjaga kebersamaan selama berada di Tanah Suci dan mendoakan Kabupaten Pinrang agar selalu diberi keberkahan, keamanan, serta kemajuan.
Menurut Sudirman, ibadah haji tidak hanya berdampak secara spiritual bagi pribadi jamaah. Nilai keikhlasan, kedisiplinan, dan kebersamaan yang diperoleh selama berhaji juga diharapkan menjadi teladan setelah kembali ke tanah air.
“Harapan kita, sepulang dari Tanah Suci, para jamaah tidak hanya menjadi haji yang mabrur secara pribadi, tetapi juga mampu membawa perubahan positif di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Pinrang Irwan Hamid yang tersambung melalui sambungan telepon turut menyapa jamaah. Ia berpesan agar seluruh jamaah menjaga kesehatan, menjalankan ibadah dengan lancar, dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat sebagai haji dan hajjah mabrur.

















