Scroll untuk baca artikel
Daerah

Wajo Targetkan 190 Koperasi Merah Putih, 22 Gerai Sudah Rampung

×

Wajo Targetkan 190 Koperasi Merah Putih, 22 Gerai Sudah Rampung

Sebarkan artikel ini
wakil ketua dprd wajo andi merly iswita bersama bupati wajo andi rosman di gerai kdkmp cempalagi
KOPERASI WAJO — Wakil Ketua DPRD Wajo Andi Merly Iswita bersama Bupati Wajo Andi Rosman di Gerai KDKMP Cempalagi, Kecamatan Tempe, Sabtu (16/5/2026). Wajo menargetkan 190 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dengan 22 gerai sudah rampung. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, WAJO — Kabupaten Wajo kini menargetkan pembentukan 190 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau KDKMP di seluruh desa dan kelurahan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 gerai koperasi disebut telah rampung. Sementara sekitar 67 gerai lainnya masih dalam tahap pembangunan.

Data tersebut mencuat saat jajaran Pemerintah Kabupaten Wajo mengikuti peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara daring, Sabtu, (16/5/2026).

Sementara itu, kegiatan nasional itu dipusatkan di Desa Nglawak, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dan dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto.

Sedangkan kegiatan daring berlangsung di Gerai KDKMP Kelurahan Cempalagi, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo

Wakil Ketua DPRD Wajo, Andi Merly Iswita, turut hadir bersama Bupati Wajo Andi Rosman, bersama unsur Forkopimda, OPD terkait, dan pengurus KDKMP se-Kabupaten Wajo.

DPRD Wajo Dukung Penguatan Ekonomi Desa

Andi Merly menilai program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat menjadi instrumen penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Menurutnya, koperasi bisa menjadi wadah pemberdayaan bagi pelaku UMKM, petani, nelayan, dan kelompok usaha lokal.

“Program ini sangat positif karena dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa,” kata Andi Merly.

Selanutnya, ia berharap gerai koperasi tersebut tidak hanya dibangun secara fisik, tetapi juga dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

“Kami di DPRD Wajo tentu mendukung program pemerintah yang berpihak pada penguatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Andi Merly juga menekankan pentingnya pengelolaan koperasi yang transparan agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga.

Sedangkan Penjabat Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Wajo, Ahmad Jahran, menilai program tersebut menjadi momentum untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dari desa.

Sementara itu, Komandan Kodim 1406/Wajo, Harianto, menyebut pembangunan gerai KDKMP di Wajo masih terus berjalan.

Ia mengatakan, target gerai koperasi di Wajo mencakup 190 desa dan kelurahan. Namun, sebagian lokasi masih menghadapi kendala lahan.