Scroll untuk baca artikel
Enter

Kronologi Lengkap Dugaan Perselingkuhan Mantan Sopir Bupati Gowa

×

Kronologi Lengkap Dugaan Perselingkuhan Mantan Sopir Bupati Gowa

Sebarkan artikel ini
mantan sopir bupati gowa kasus perselingkuhan
MANTAN SOPIR — Ilustrasi kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan mantan sopir Bupati Gowa yang kini memasuki proses hukum. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, GOWA — Dugaan perselingkuhan yang melibatkan mantan sopir Bupati Gowa, Wahyu Akbar, menjadi perhatian publik setelah istrinya disebut menemukan langsung suaminya bersama perempuan lain di sebuah perumahan di wilayah Pao-Pao, Kabupaten Gowa.

Peristiwa itu kemudian memicu laporan dari pihak korban dan masuk dalam proses penanganan hukum.

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi yang menyatakan adanya keterlibatan langsung Bupati Gowa dalam kasus tersebut.

Nama Bupati Gowa ikut dikaitkan karena terlapor disebut pernah bekerja di lingkungan pemerintahan.

Kronologi Dugaan Kasus

Kasus ini mencuat setelah korban, Venny Dwi Cahyani, disebut menemukan suaminya bersama perempuan lain di sebuah rumah di kawasan Pao-Pao, Kabupaten Gowa.

Temuan tersebut memicu konflik rumah tangga dan membuka dugaan perselingkuhan.

Setelah kejadian itu, Wahyu Akbar bersama orang tua serta perwakilan keluarga mendatangi pihak keluarga korban untuk menyampaikan permintaan maaf.

Dalam pertemuan tersebut, terlapor disebut meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Namun beberapa bulan kemudian, Wahyu Akbar disebut kembali meninggalkan rumah tanpa penjelasan.

Kondisi itu menimbulkan kecurigaan baru dari pihak korban.

Tidak lama berselang, korban kembali menemukan suaminya berada di tempat perempuan yang sama.

Kejadian tersebut memperkuat dugaan bahwa persoalan serupa kembali terjadi.

“Klien kami memaafkan. Tapi apa yang terjadi? Bukannya berubah, yang ada justru pengulangan dengan cara yang sama,” ujar kuasa hukum korban, Syamsul Bahri Majjaga.

Menurut Syamsul, rangkaian kejadian tersebut menunjukkan pola yang tidak dapat lagi dianggap sebagai persoalan rumah tangga biasa.

“Ini bukan lagi persoalan rumah tangga biasa. Ini adalah pola. Klien kami dikhianati, dipermalukan, dan dibohongi secara berulang,” katanya.

Kasus Masuk Proses Hukum

Kasus ini kemudian masuk proses hukum setelah laporan resmi diajukan pada Selasa, 17 Maret 2026.

Pihak kuasa hukum menegaskan akan terus mengawal perkara tersebut hingga tuntas.

Korban juga disebut mengalami tekanan psikologis akibat peristiwa yang dialaminya.

Dari sisi hukum, kasus perselingkuhan sopir Bupati Gowa ini turut menjadi sorotan karena berkaitan dengan laporan, delik aduan, dan proses penanganan aparat berwenang.

Nama Bupati Gowa Ikut Dikaitkan

Nama Bupati Gowa ikut dikaitkan dalam isu ini karena terlapor disebut pernah bekerja di lingkungan pemerintahan.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada informasi resmi yang menyatakan adanya keterlibatan langsung dari pihak Bupati dalam kasus tersebut.

Isu ini sebelumnya juga menjadi perhatian publik setelah muncul pertanyaan mengenai keterkaitan mantan sopir dengan lingkungan pemerintahan.

Publik diharapkan tetap menunggu informasi resmi dari pihak berwenang dan tidak menarik kesimpulan di luar proses hukum yang sedang berjalan.