JAMLIMA.COM, MAKASSAR — Pemprov Sulsel mengajak kaum muslimin dan muslimat menunaikan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Sedangkan pelaksanaannya berpusat di Masjid Kubah 99 Asmaul Husna, Makassar, Sabtu, 21 Maret 2026.
Selanjutnya, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra) Setda Sulsel, Andi Munawir, menggerakkan umat Islam memakmurkan masjid. Ia juga mendorong penguatan ukhuwah Islamiyah.
Selain itu, Andi Munawir mengajak umat Islam hadir menunaikan Shalat Id sebagai bentuk syukur. Ia juga menekankan pentingnya persatuan dan kepedulian sosial setelah Ramadan.
Kemudian, Pemprov Sulsel mengangkat tema “Meraih Keberhasilan dari Pendidikan Ramadan”. Tema ini menegaskan Ramadan sebagai madrasah ilahiyah yang membentuk karakter dan kesadaran spiritual.
Pelaksanaan Shalat Ied
Sementara itu, Ustadz Mufassir Arif, Lc., M.A dijadwalkan menyampaikan khutbah Idul Fitri. Ustadz Muh. Iqbal Coing, S.Pd., M.Pd akan memimpin Shalat Id sebagai imam.
Lebih lanjut, Andi Munawir menilai Ramadan tidak boleh berhenti sebagai rutinitas tahunan. Ia mendorong perubahan nyata dalam sikap dan perilaku umat.
Di sisi lain, ia menegaskan Ramadan harus melahirkan pribadi muttaqin. Ia juga menyebut keberhasilan ibadah terlihat dari kejujuran, kepedulian sosial, dan kemampuan menahan diri.
Berikutnya, Pemprov Sulsel memastikan kesiapan teknis melalui koordinasi lintas perangkat daerah. Pemerintah mengatur arus lalu lintas, pengamanan, dan kebersihan kawasan masjid.
Terakhir, Pemprov Sulsel mengimbau jamaah datang lebih awal. Selain itu, jamaah tetap menjaga ketertiban dan membawa perlengkapan ibadah masing-masing.
Dengan demikian, momentum Idul Fitri diharapkan memperkuat nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai Ramadan diharapkan tetap hidup dalam kehidupan sehari-hari.
















