JAMLIMA.COM, MAKASSAR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memperkuat sinkronisasi program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dengan Kementerian ESDM.
Langkah ini menargetkan efektivitas dan keberlanjutan program di daerah.
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam memimpin kunjungan ke Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Selasa (24/02/2026).
Ia hadir bersama Direktur dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia Budiawansyah, bersama Kepala Bapperida Kamal Rasyid dan jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur.
Rombongan disambut Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Cecep Mochammad Yasin beserta jajaran dan mendapat respons positif dari Kementerian ESDM.
“Kami datang ke sini untuk memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Luwu Timur. Sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan kementerian harus menjadi prioritas agar sumber daya yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal dan berkelanjutan,” tutur Bupati.
Sinkronisasi Program Berkelanjutan
Pertemuan membahas efektivitas pelaksanaan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).
Agenda juga memastikan sinkronisasi program jangka panjang antara PT Vale Indonesia (PTVI) dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.
Pemerintah daerah membuka ruang partisipasi dan memperkuat koordinasi dengan stakeholder terkait.
Upaya ini bertujuan memastikan program pemberdayaan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan lokal.
“Kami siap memperkuat koordinasi, menyediakan data yang akurat, dan membuka ruang partisipasi masyarakat agar program pemberdayaan betul-betul sesuai kebutuhan lokal,” ujar Bupati.
Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM Cecep Mochammad Yasin menyatakan dukungan atas inisiatif tersebut.
Ia menegaskan komitmen kementerian dalam memfasilitasi koordinasi teknis dan kebijakan.
“Kementerian menyambut baik inisiatif sinkronisasi ini. Pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi lokal merupakan bagian penting dari tata kelola sumber daya yang bertanggung jawab. Kami akan memfasilitasi koordinasi teknis dan kebijakan agar program berjalan efektif dan terukur,” ungkap Direktur Cecep.
Kunjungan ini memperkuat kolaborasi antar-pemangku kepentingan dan menegaskan komitmen bersama untuk bergerak lebih konkret.
Pemerintah daerah menargetkan program pemberdayaan yang terukur, tepat sasaran, dan benar-benar memberi dampak nyata bagi pembangunan daerah, khususnya bagi masyarakat Luwu Timur.

























