Menurut Uji Nurdin, pengalaman tersebut membuatnya melihat HMI bukan hanya sebagai organisasi mahasiswa. HMI juga memiliki jaringan alumni yang kuat dan tersebar di banyak sektor.
“Bang Doli ini mentor saya. Beliaulah yang langsung menginterview saya. Saya pernah sempat salah jalur mengurus partai, dan jalur yang tepat itu adalah jalur HMI,” ujarnya.
Uji Nurdin juga menyebut pengaruh kader HMI terasa dalam Pilkada Bantaeng. Salah satunya melalui kehadiran Sabaruddin atau Udhin Jalarambang yang menjadi bagian dari tim hukum pasangan UJI-SAH.
Karena itu, ia menyampaikan apresiasi kepada kader dan alumni HMI yang hadir ikut memberi kontribusi dalam perjalanan politiknya.
“Saya harus mengakui bahwa saya ini adalah produk dari HMI. Terima kasih, teman-teman HMI,” katanya.
Baca juga: Perkuat Sinergi Pembangunan, Bupati Bantaeng Buka Puasa Bersama Insan Pers dan OKP
HMI Aset Daerah
Presidium MN KAHMI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, meminta Pemerintah Kabupaten Bantaeng melihat HMI sebagai aset penting daerah.
Menurut Doli, kader HMI memiliki potensi besar untuk membantu pemerintah dalam membangun daerah.
Potensi itu perlu penguatan melalui kaderisasi, pendampingan, dan ruang kontribusi yang positif.
“HMI ini aset luar biasa. Pak Bupati dan Forkopimda bisa ikut membantu merawat aset ini. Dia akan sangat bernilai untuk membantu membuat Kabupaten Bantaeng menjadi maju dan lebih baik,” kata Doli.
















