Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI itu juga mengingatkan kader HMI agar menjaga nama baik organisasi.
Ia menilai, nilai sebuah organisasi akan terlihat dari kualitas kader yang lahir dari proses kaderisasi.
Karena itu, kader HMI hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial, kepemudaan, dan pembangunan daerah.
Kaderisasi HMI dan Dampaknya
Training Raya HMI Cabang Bantaeng tidak hanya berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Forum ini menjadi ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kapasitas intelektual kader.
Melalui kegiatan tersebut, sebagai kader HMI kehadirannya mampu membaca kebutuhan daerah.
Selain itu, kader juga ikut serta dalam mengambil peran pada pembangunan.
Peran itu dapat terlaksana melalui gagasan, advokasi, kolaborasi, maupun gerakan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Bagi Pemerintah Kabupaten Bantaeng, kehadiran organisasi mahasiswa seperti HMI dapat menjadi mitra strategis.
Terutama dalam memperkuat partisipasi pemuda dan menciptakan ruang dialog yang sehat antara pemerintah, mahasiswa, dan masyarakat.
Kegiatan Training Raya ini juga menjadi pengingat bahwa kaderisasi organisasi mahasiswa masih memiliki posisi penting.
Di tengah perubahan sosial yang cepat, HMI wajib melahirkan kader yang kritis, berintegritas, dan mampu memberi dampak nyata bagi daerah.
Baca juga: Bupati Bantaeng Ajak Tokoh Masyarakat Perkuat Dukungan Pembangunan Daerah
















