“Ini merupakan aset berharga yang dimiliki Kabupaten Gowa. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkuat literasi Al-Qur’an di setiap desa dan kelurahan. Jika diberdayakan secara maksimal, mereka akan menjadi kekuatan besar dalam membangun masyarakat yang religius dan berilmu,” ujarnya.
Salah satu Mahasantri sekaligus lulusan terbaik di jurusannya, Adzkiya Inas, mengaku bersyukur bisa menyelesaikan pendidikan dengan hasil membanggakan.
Adzkiya meraih IPK 3,94 dan menyandang predikat cumlaude.
Ia mengatakan Program Mahasantri memberi kesempatan besar bagi dirinya dan para peserta lain untuk menempuh pendidikan tinggi.
“Alhamdulillah bahagia dan tidak menyangka bisa sampai di tahap ini. Tentu kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Gowa karena berhasil menciptakan program ini sehingga kami semua bisa meraih sarjana agama,” katanya.
Adzkiya berharap ilmu yang ia peroleh selama menjalani pendidikan dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.
Baca juga: Wamenkes Kunjungi Gowa, Husniah Talenrang Targetkan Eliminasi Tuberkulosis
















