Scroll untuk baca artikel
Sport

Neymar Resmi Pensiun dari Timnas Brasil, Tinggalkan Rekor 80 Gol dan Warisan Besar untuk Selecao

×

Neymar Resmi Pensiun dari Timnas Brasil, Tinggalkan Rekor 80 Gol dan Warisan Besar untuk Selecao

Sebarkan artikel ini
Neymar mengumumkan pensiun dari Timnas Brasil setelah tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
NEYMAR PENSIUN - Neymar mengakhiri karier internasional bersama Timnas Brasil setelah kekalahan 1-2 dari Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, Senin (6/7/2026). Ia menutup pengabdiannya dengan rekor 80 gol dari 130 penampilan. (foto/ist)

  • Neymar resmi pensiun dari Timnas Brasil setelah kekalahan 1-2 dari Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
  • Ia menutup karier internasional dengan rekor 130 pertandingan, 80 gol, dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Brasil.
  • Carlo Ancelotti memastikan Brasil kini memasuki era regenerasi dengan fokus membangun skuad menuju Copa America 2028 dan Piala Dunia 2030.

JAMLIMA.COM, SPORT — Era Neymar bersama Timnas Brasil resmi berakhir.

Penyerang berusia 34 tahun itu mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional.

Hal ini ia lakukan setelah Selecao tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai kalah 1-2 dari Norwegia di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (6/7/2026) WIB.

Keputusan tersebut mengakhiri perjalanan Neymar selama 16 tahun membela Brasil di level senior.

Meski gagal mempersembahkan gelar Piala Dunia, ia meninggalkan warisan sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Brasil.

Dalam wawancara seusai pertandingan, Neymar menyampaikan perpisahan yang penuh emosi.

“Saya sudah mencoba lagi dan lagi. Semua dimulai di MetLife Stadium dan semuanya berakhir di sini. Sekarang, semuanya telah selesai,” ujar Neymar usai laga.

Akhir yang emosional di stadion bersejarah

Stadion MetLife memiliki arti khusus bagi Neymar.

Di stadion yang sama, ia menjalani debut bersama Timnas Brasil pada 10 Agustus 2010 melawan Amerika Serikat dan langsung mencetak gol pada laga pertamanya.

Enam belas tahun kemudian, stadion tersebut juga menjadi tempat penampilan terakhirnya bersama Selecao.

Pada laga kontra Norwegia, Neymar masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak satu-satunya gol Brasil melalui tendangan penalti.

Namun gol itu tidak mampu menghindarkan Brasil dari kekalahan sekaligus eliminasi paling awal sejak Piala Dunia 1990.

Tangis Neymar usai peluit panjang menjadi salah satu momen paling emosional di Piala Dunia 2026.

Menutup karier dengan rekor bersejarah

Neymar mengakhiri karier internasionalnya dengan statistik yang sulit ditandingi.

Sepanjang membela Timnas Brasil, ia mencatatkan:

  • 130 pertandingan.
  • 80 gol, terbanyak sepanjang sejarah Brasil.
  • 58 assist.
  • Juara Piala Konfederasi FIFA 2013.
  • Medali emas Olimpiade Rio 2016.
  • Juara South American U-20 Championship 2011.

Ia juga menjadi pemain kedua Brasil setelah Pele yang mampu mencetak gol pada empat edisi Piala Dunia berbeda.

Meski demikian, Neymar belum pernah membawa Brasil menjuarai Piala Dunia maupun Copa America.

Tegaskan keputusan pensiun

Beberapa pekan setelah pengumuman tersebut, Neymar kembali menegaskan bahwa keputusannya tidak berubah.

Usai membantu Santos meraih kemenangan di Copa Sudamericana, ia mengatakan masa baktinya bersama Timnas Brasil benar-benar telah berakhir.
“Waktu saya sudah berlalu. Saya tidak ingin kembali bermain untuk Timnas Brasil,” tegas Neymar.

Pernyataan itu sekaligus membantah spekulasi bahwa ia masih membuka peluang kembali memperkuat Selecao.

Brasil memasuki era baru

Sementara itu, Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, memastikan tim kini memasuki fase regenerasi.

Menurutnya, Piala Dunia 2026 menjadi penutup bagi generasi pemain senior seperti Neymar, Casemiro, dan Danilo.

Brasil akan mulai membangun skuad baru untuk menghadapi Copa America 2028.

Selain itu mempersiapkan dan fondasi menuju Piala Dunia 2030, dengan tetap mempertahankan beberapa pemain berpengalaman sebagai penyeimbang.

Dengan berakhirnya perjalanan Neymar bersama Timnas Brasil, sepak bola dunia kehilangan salah satu ikon terbesar dalam dua dekade terakhir.

Meski kariernya di level internasional berakhir tanpa trofi Piala Dunia, namanya tetap tercatat sebagai salah satu legenda terbesar yang pernah dimiliki Selecao.