JAMLIMA.COM, PADANG PARIAMAN — Program TMMD Padang Pariaman resmi dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, di Lapangan Sepak Bola SMPN 4 Nagari Batu Gadang, Kecamatan Sungai Geringging, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini difokuskan pada pembangunan jalan usaha tani sepanjang 2 kilometer serta penyaluran bantuan Rp100 juta bagi masyarakat.
Program TMMD Padang Pariaman menjadi bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kolaborasi ini bertujuan mempercepat pembangunan di wilayah perdesaan berbasis nagari.
Dalam sambutannya, Mahyeldi menegaskan pentingnya TMMD sebagai penggerak pembangunan berbasis kebersamaan.
“TMMD bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga tentang memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan ketahanan sosial masyarakat. Ini adalah kekuatan utama kita dalam membangun daerah,” ujarnya.
Program TMMD Padang Pariaman
Tema “TMMD: Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” selaras dengan arah pembangunan Sumbar. Pemerintah menempatkan nagari sebagai pusat pertumbuhan daerah.
Pelaksanaan TMMD Padang Pariaman mencakup kegiatan fisik dan nonfisik. Kedua aspek ini berjalan bersamaan untuk memperkuat dampak program.
Kegiatan fisik meliputi pembukaan jalan usaha tani sepanjang 2 kilometer, pembangunan jembatan dan gorong-gorong, serta rehabilitasi mushala dan rumah tidak layak huni. Program ini juga mencakup penyediaan sarana air bersih dan MCK.
Sementara itu, kegiatan nonfisik mencakup penyuluhan kesehatan dan pertanian. Selain itu, ada edukasi bela negara, penanggulangan bencana, serta sosialisasi pencegahan stunting dan bahaya narkoba.
Bantuan dan Dukungan TMMD
Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program ini.
“Kami berharap program ini tidak hanya meningkatkan akses dan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan cinta tanah air di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari rangkaian TMMD Padang Pariaman, Gubernur menyerahkan bantuan dari Baznas Sumbar sebesar Rp100 juta. Bantuan ini digunakan untuk rehabilitasi empat rumah tidak layak huni.
Selain itu, pemerintah menyalurkan 200 batang bibit dan 250 zak semen dari PT Semen Padang. Bantuan lain berupa paket sembako juga diberikan kepada masyarakat.

























