Scroll untuk baca artikel
Lokal

BMKG Peringatkan Hujan Lebat di NTB, Petir dan Angin Kencang Ancam hingga Siang Ini

×

BMKG Peringatkan Hujan Lebat di NTB, Petir dan Angin Kencang Ancam hingga Siang Ini

Sebarkan artikel ini
hujan lebat ntb disertai petir dan angin kencang
HUJAN LEBAT NTB — Ilustrasi hujan deras mengguyur kawasan perkotaan saat peringatan dini cuaca BMKG berlaku di wilayah Nusa Tenggara Barat, Minggu (26/4/2026). BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang hingga pukul 14.45 WITA. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, MATARAM — BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Barat, Minggu (26/4/2026). Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah dan dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang.

Peringatan dini cuaca tersebut diperbarui pada pukul 12.35 WITA.

Kondisi cuaca buruk diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 12.45 WITA dan masih dapat berlangsung hingga pukul 14.45 WITA.

Wilayah yang lebih dulu berpotensi terdampak meliputi Kecamatan Narmada di Kabupaten Lombok Barat. Potensi serupa juga terpantau di Kabupaten Dompu, yakni Kilo, Woja, dan Pekat.

Di Kabupaten Bima, hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Woha, Belo, dan Lambitu.

BMKG juga memperingatkan potensi perluasan hujan ke banyak kecamatan lain di Pulau Lombok, Sumbawa, Dompu, Bima, hingga wilayah perkotaan.

Hujan Meluas Cepat

Di Lombok Barat, potensi hujan dapat meluas ke Gerung, Kediri, Sekotong, Labuapi, Gunungsari, Lingsar, Lembar, Batu Layar, dan Kuripan.

Di Lombok Tengah, wilayah yang perlu waspada antara lain Praya, Jonggat, Batukliang, Praya Barat, Pringgarata, Kopang, Praya Barat Daya, dan Batukliang Utara.

Potensi hujan juga dapat meluas ke Sembalun di Lombok Timur. Sementara itu, sejumlah wilayah di Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima, Sumbawa Barat, Lombok Utara, Kota Mataram, dan Kota Bima juga masuk daftar perluasan cuaca buruk.

Warga di wilayah terdampak diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap genangan, pohon tumbang, sambaran petir, serta gangguan aktivitas luar ruang.

Pengendara juga perlu berhati-hati karena hujan lebat dapat mengurangi jarak pandang dan membuat jalan licin.

Peringatan dini ini bersifat cepat dan lokal. Karena itu, masyarakat perlu memperhatikan perubahan cuaca di sekitar tempat tinggal, terutama di wilayah yang masuk daftar potensi perluasan hujan.