Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Lokal

MIND ID Apresiasi Proyek Hilirisasi PT Vale di Pomalaa

×

MIND ID Apresiasi Proyek Hilirisasi PT Vale di Pomalaa

Sebarkan artikel ini
Kunjungan MIND ID ke proyek HPAL Pomalaa PT Vale Indonesia di Indonesia Pomalaa Industrial Park dengan penerapan standar keselamatan kerja
PENINJAUAN - Manajemen PT Vale Indonesia Tbk bersama MIND ID meninjau langsung progres pembangunan pabrik HPAL di kawasan Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP), Kolaka, Sulawesi Tenggara, dengan menerapkan standar keselamatan kerja. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, POMALAA — Komitmen PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dalam menjaga keberlanjutan pengembangan proyek hilirisasi nikel di Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa ditunjukkan melalui penerapan tata kelola yang disiplin, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam kunjungan langsung ke kawasan Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP), Direktur Strategi Hilirisasi dan Mineral Mining Industry Indonesia (MIND ID) mengapresiasi kemajuan nyata pembangunan fasilitas hilirisasi PT Vale, sekaligus pendekatan kehati-hatian Perseroan dalam mengelola proyek strategis nasional agar tetap selaras dengan prinsip keselamatan, perlindungan lingkungan, dan kesinambungan investasi.

Kunjungan lapangan tersebut dilakukan pada Kamis, (2/1/2026), dengan meninjau langsung Port Kolaka Nickel Indonesia (KNI) dan area pembangunan pabrik High Pressure Acid Leach (HPAL) di Pomalaa. Hingga saat ini, sejumlah fasilitas utama dan infrastruktur pendukung telah berdiri dan terpasang, termasuk struktur awal proses, utilitas pendukung, serta sistem logistik yang terintegrasi dengan pelabuhan. Capaian ini mencerminkan kesiapan teknis proyek untuk melanjutkan tahapan pengembangan berikutnya secara bertanggung jawab.

Baca juga: ⇒ PT Vale Kolaborasi dengan PWI Kolaka Dorong Aparat Desa Melek Literasi Media

 

Progres HPAL Menguat

Direktur Strategi Hilirisasi dan Mineral MIND ID, Tedy Badrujaman, menyampaikan apresiasi atas percepatan pembangunan fasilitas HPAL PT Vale yang menunjukkan kemajuan signifikan dalam waktu relatif singkat.

“Saya cukup surprise melihat perkembangan pembangunan pabrik HPAL ini. Beberapa bulan lalu belum terlihat signifikan, sekarang sudah berdiri beberapa peralatan. Dalam waktu kurang dari setahun, progresnya sudah mendekati setengah,” ujar Tedy saat kunjungan di Pomalaa.

Menurutnya, proyek HPAL PT Vale memiliki arti strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan bijih nikel limonite yang selama ini belum dimanfaatkan maksimal. Dari sisi kesiapan peralatan dan kemitraan, proyek ini dinilai matang dan terstruktur.

“PT Vale memiliki cadangan nikel limonite yang sangat besar. Dari sisi peralatan dan mitra, persiapannya sangat baik. Saya optimistis proyek ini dapat diselesaikan sesuai target,” tambahnya.

Selain progres fisik, MIND ID juga mengapresiasi konsistensi PT Vale dalam menerapkan praktik pertambangan yang baik serta kepatuhan terhadap regulasi. Pendekatan kehati-hatian, termasuk pengelolaan aktivitas secara terukur pada fase administratif, dinilai mencerminkan tata kelola perusahaan yang kuat dan bertanggung jawab.

“PT Vale dikenal konsisten menerapkan praktik pertambangan yang baik. Kepatuhan terhadap aturan, termasuk penghentian sementara kegiatan saat perizinan belum lengkap, merupakan bentuk tanggung jawab yang patut diapresiasi,” tegas Tedy.

Proyek hilirisasi di IGP Pomalaa merupakan investasi strategis jangka panjang untuk menciptakan nilai tambah nasional, memperkuat rantai pasok industri nikel, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di tingkat regional dan nasional. (*)

Baca juga: ⇒ Proyek HPAL Pomalaa Capai Tonggak Strategis dengan Kedatangan Autoclave Pertama
https://jamlima.com/autoclave-hpal-pomalaa/

 

Example 468x60
Example 300250