Scroll untuk baca artikel
Daerah

Pemkab Wajo Gelar Gerakan Revolusi Hijau, Tanam 5.000 Pohon

×

Pemkab Wajo Gelar Gerakan Revolusi Hijau, Tanam 5.000 Pohon

Sebarkan artikel ini
bupati wajo pimpin gerakan revolusi hijau
REVOLUSI HIJAU — Bupati Andi Rosman memimpin penanaman pohon bersama Forkopimda di Taman Padduppa dan RTH Callaccu Sengkang, Kabupaten Wajo, Senin (26/1/2026). Pemerintah Kabupaten Wajo menanam 5.000 bibit pohon di Kecamatan Tempe yang tersebar di 16 kelurahan, terdiri atas 1.500 pohon mahoni, 1.500 ketapang, 1.500 tabebuya, serta 500 pohon pucuk merah. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, WAJO — Pemerintah Kabupaten Wajo bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan penanaman pohon sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem, Senin (26/1/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di dua lokasi, yakni Taman Padduppa dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Callaccu Sengkang.

Bupati Wajo Andi Rosman memimpin langsung penanaman pohon dengan didampingi Sekretaris Daerah serta unsur Forkopimda, di antaranya Kapolres Wajo, Dandim 1406 Wajo, Kepala Kejaksaan Negeri Wajo, Ketua DPRD Wajo, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah terkait.

Melalui kegiatan bertajuk Gerakan Revolusi Hijau, Pemerintah Kabupaten Wajo menegaskan langkah nyata pelestarian lingkungan yang melibatkan lintas sektor.

Program ini diarahkan untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga alam sekaligus memperkuat kualitas lingkungan hidup.



Baca juga: ⇒ Bupati Patahudding Pimpin Tanam Perdana Bibit Kakao di Desa Tallang


Jaga Keseimbangan Ekosistem

Dalam sambutannya, Andi Rosman menegaskan bahwa penanaman pohon merupakan wujud komitmen berkelanjutan pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Ia juga menekankan kegiatan ini sebagai langkah preventif untuk menekan risiko bencana akibat degradasi lingkungan.

“Alhamdulillah hari ini kita menanam pohon guna menjaga keseimbangan ekosistem serta meminimalisir risiko bencana akibat degradasi lingkungan,” ujar Andi Rosman.

Selanjutnya, ia menjelaskan pemilihan Taman Padduppa dan RTH Callaccu Sengkang didasarkan pada fungsi ekologisnya yang penting.

Kedua kawasan tersebut juga berperan sebagai ruang publik yang harus dijaga keberlanjutan dan kelestariannya.

Dengan melibatkan Forkopimda, Andi Rosman berharap gerakan ini mampu memperkuat kolaborasi sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan.

Menurutnya, upaya tersebut akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kelestarian alam, konservasi sumber daya air, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Sebagai bagian dari kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Wajo menanam sebanyak 5.000 bibit pohon di Kecamatan Tempe yang tersebar di 16 kelurahan.

Bibit tersebut terdiri dari 1.500 pohon mahoni, 1.500 ketapang, 1.500 tabebuya, serta 500 pohon pucuk merah.


Baca juga: ⇓