Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Nasional

Menkeu Lantik Sekjen Baru, Tekankan Peran Kunci Jaga APBN

×

Menkeu Lantik Sekjen Baru, Tekankan Peran Kunci Jaga APBN

Sebarkan artikel ini
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik Robert Leonard Marbun sebagai Sekjen Kemenkeu di Jakarta
PELANTIKAN SEKJEN — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik Robert Leonard Marbun sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan di Jakarta, Jumat (27/3/2026). Pergantian ini untuk memperkuat kualitas organisasi dan menjaga kredibilitas APBN. (foto/ist/kemenkeu)

JAMLIMA.COM, JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik Robert Leonard Marbun sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan di Jakarta, Jumat (27/3/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan dan kualitas organisasi.

Dalam arahannya, Menteri Keuangan menegaskan bahwa pergantian jabatan dilakukan untuk memperkuat kinerja organisasi agar tetap adaptif menghadapi tantangan.

Menteri Keuangan menyampaikan apresiasi kepada Heru Pambudi atas fondasi kuat yang telah terbangun selama menjabat sebagai Sekretaris Jenderal.

Ia menilai Heru menunjukkan kepemimpinan yang konsisten, tidak hanya dalam rapat, tetapi juga dalam tindak lanjut.

Selain itu, Heru berhasil membangun kepercayaan serta tim kerja yang solid.

Nilai kerja keras, loyalitas, dan amanah yang ditanamkan disebut menjadi modal penting bagi keberlanjutan organisasi.


Baca juga: Menteri Keuangan Tetapkan Tambahan TKD Rp10,65 Triliun untuk 67 Daerah Terdampak Bencana


Tantangan dan Peran Strategis

Kepada Robert Leonard Marbun, Menteri Keuangan menilai kapasitas kepemimpinannya sudah matang.

Ia memiliki pengalaman di bidang pengawasan, penegakan hukum, kepemimpinan wilayah, hingga kebijakan penerimaan negara.

Menurut Menteri Keuangan, pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk memimpin Sekretariat Jenderal.

Di sisi lain, ia menyoroti tantangan global yang masih penuh ketidakpastian, mulai dari geopolitik hingga fluktuasi harga komoditas.

Dalam kondisi itu, Kementerian Keuangan harus menjaga APBN tetap kredibel.

APBN, ujarnya, harus berfungsi sebagai peredam gejolak (shock absorber) sekaligus pendorong ekonomi nasional.

Sekretaris Jenderal memiliki peran sentral dalam memastikan organisasi berjalan terpadu.

Posisi ini harus mampu menjadi orkestrator antarunit, penggerak transformasi, penjaga kualitas informasi, serta integrator kebijakan pimpinan.

Menutup arahannya, Menteri Keuangan menekankan pentingnya keselarasan seluruh elemen organisasi.

Ia meminta Robert fokus pada eksekusi dan orkestrasi agar seluruh jajaran Kementerian Keuangan bergerak dalam arah dan ritme yang sama.


Example 468x60
Example 300250