Scroll untuk baca artikel
LokalNasional

Update Korban Virgo Transport 8: 108 Selamat, 6 Meninggal, 129 Masih Dicari di Laut Jawa

×

Update Korban Virgo Transport 8: 108 Selamat, 6 Meninggal, 129 Masih Dicari di Laut Jawa

Sebarkan artikel ini
Proses evakuasi korban Virgo Transport 8 oleh tim SAR dan petugas medis
EVAKUASI KORBAN – Tim SAR, petugas medis dan unsur terkait melakukan proses evakuasi serta penanganan korban Virgo Transport 8 setelah kapal tersebut mengalami kecelakaan di Laut Jawa. Penanganan korban terus dilakukan di tengah operasi pencarian pada Senin (14/9/2026). (foto/ist)

  • Sebanyak 114 dari 243 orang di Virgo Transport 8 telah ditemukan hingga Senin (14/9/2026).
  • Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan selamat dan enam orang meninggal dunia.
  • Tim SAR gabungan masih mencari 129 orang dengan melibatkan 622 personel, kapal, unsur udara, penyelam, Kopaska dan Basarnas Special Group.
  • Korban selamat ditangani melalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, sementara rumah sakit, tim DVI dan Jasa Raharja disiagakan untuk menangani korban serta keluarga.

JAMLIMA.COM, BANJARMASIN — Operasi pencarian korban Virgo Transport 8 terus diperluas setelah kapal tersebut terbalik di Laut Jawa dalam pelayaran Surabaya menuju Banjarmasin.

Hingga Senin (14/9/2026), sebanyak 114 orang telah ditemukan dari total 243 orang yang tercatat berada di atas kapal.

Dari jumlah itu, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat.

Enam orang lainnya dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, 129 orang masih dalam pencarian tim SAR gabungan. Data tersebut merupakan pembaruan terbaru Basarnas yang dilaporkan pada Senin pagi.

Data manifes mencatat Virgo Transport 8 membawa 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak, serta 126 sopir dan kernet.

Kapal juga mengangkut 89 kendaraan. Total orang yang tercatat dalam manifes mencapai 243 orang.

108 Korban Selamat

Jumlah korban selamat bertambah dibanding data pada hari pertama pencarian.

Basarnas sebelumnya mencatat 107 orang selamat.

Pembaruan Senin kemudian menunjukkan satu korban tambahan berhasil ditemukan sehingga total korban selamat menjadi 108 orang.

Dengan tambahan tersebut, total orang yang telah dievakuasi mencapai 114 orang.

Angka itu terdiri atas 108 korban selamat dan enam korban meninggal dunia.

Sebagian korban selamat ditemukan oleh kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kecelakaan.

Para korban kemudian dibawa menuju Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan pendataan.

Sebanyak 69 korban selamat sebelumnya tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin menggunakan MV Haida.

Petugas kesehatan langsung melakukan pemeriksaan terhadap mereka setelah tiba di pelabuhan.

Enam Korban Meninggal

Hingga pembaruan Senin, enam korban telah dinyatakan meninggal dunia.

Salah satu jenazah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin sekitar pukul 07.00 WITA pada Senin pagi.

Korban tersebut berjenis kelamin laki-laki.

Ketika tiba di Banjarmasin, identitas korban masih dicatat sebagai Mister X dan proses identifikasi masih berlangsung.

Humas Basarnas Banjarmasin Singgih mengatakan korban tersebut masih menjalani proses pendataan lengkap.

“Masih diidentifikasi sebagai Mister X, sedang proses pendataan lengkap, untuk jenis kelamin laki-laki,” kata Singgih.

Proses identifikasi menjadi bagian penting karena data korban harus dicocokkan dengan manifes dan informasi antemortem dari keluarga.

129 Masih Dicari

Fokus operasi SAR kini tertuju kepada 129 orang yang belum ditemukan.

Tim SAR gabungan mengerahkan sekitar 622 personel untuk memperluas pencarian.

Sedikitnya sekitar 12 kapal dilibatkan dalam operasi berdasarkan pembaruan Reuters.

Sementara laporan Associated Press menyebut keseluruhan unsur operasi mencakup 17 kapal dan pesawat.

Perbedaan jumlah tersebut dapat terjadi karena waktu pembaruan dan penghitungan unsur SAR yang berbeda.

Pencarian dilakukan melalui permukaan laut, udara hingga bawah air.

Basarnas juga mengerahkan Komando Pasukan Katak atau Kopaska TNI Angkatan Laut.

Basarnas Special Group atau BSG serta tim penyelam khusus turut dilibatkan untuk mencari kemungkinan korban di sekitar maupun di dalam badan kapal.

Operasi pencarian dibagi ke sejumlah sektor agar area dapat disisir lebih sistematis.

Tim SAR juga memperhitungkan arah arus dan gelombang untuk menentukan kemungkinan pergerakan korban dari lokasi kapal terbalik.

Pencarian Bawah Air

Virgo Transport 8 masih berada dalam posisi terbalik dan sebagian badan kapal tetap terlihat di permukaan laut.

Kondisi tersebut membuat pencarian bawah air menjadi bagian penting dalam operasi hari kedua.

Penyelam akan memeriksa bagian sekitar kapal untuk memastikan apakah terdapat korban yang terjebak.

Drone TNI Angkatan Laut juga digunakan untuk membantu pengamatan dari udara.

Cuaca dan kondisi gelombang menjadi tantangan bagi petugas.

Reuters melaporkan gelombang kuat sebelumnya menghantam sisi kanan atau starboard kapal sebelum kapal semakin miring dan akhirnya terbalik.

Namun, kondisi tersebut masih merupakan kronologi awal dan belum menjadi kesimpulan penyebab resmi kecelakaan.

Korban Dibawa ke Pelabuhan

Pelabuhan Trisakti Banjarmasin menjadi salah satu pusat utama penanganan korban.

Korban selamat yang tiba menjalani proses pendataan dan pemeriksaan kesehatan sebelum ditentukan apakah perlu mendapatkan perawatan lanjutan.

Pelindo juga menyediakan fasilitas posko untuk membantu koordinasi pencarian, penerimaan korban dan kebutuhan operasional.

Korban yang membutuhkan penanganan medis lanjutan diarahkan ke Rumah Sakit Umum Daerah Ulin dan Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.

Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana sebelumnya mengatakan prioritas petugas adalah membawa korban selamat menuju Pelabuhan Trisakti.

“Nanti dari Pelabuhan Trisakti kita akan evakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Ulin dan Rumah Sakit Bhayangkara,” ujar I Putu Sudayana.

Tim DVI Disiagakan

Polri turut memperkuat penanganan korban melalui tim Disaster Victim Identification atau DVI.

Tim ini bertugas membantu proses identifikasi korban meninggal melalui pemeriksaan postmortem dan pencocokan data antemortem dari keluarga.

Polri juga mengerahkan tiga kapal dari Korpolairud Baharkam untuk mendukung pencarian dan evakuasi.

Prioritas operasi tetap diarahkan pada pencarian, penyelamatan dan evakuasi seluruh penumpang maupun awak kapal.

Keluarga korban juga membutuhkan proses pendataan yang akurat karena jumlah dan identitas orang yang ditemukan akan terus dicocokkan dengan daftar manifes.

Biaya Perawatan Dijamin

Jasa Raharja memastikan pelayanan medis dan penjaminan terhadap korban Virgo Transport 8 mulai diproses.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyatakan pihaknya melakukan pendataan, verifikasi hingga penjaminan biaya perawatan korban.

“Kami terus memastikan agar pelayanan dapat berjalan dengan cepat dan tidak menjadi hambatan bagi korban,” kata Awaluddin.

Jasa Raharja bersama Jasaraharja Putera juga menyiapkan santunan bagi ahli waris korban meninggal yang memenuhi ketentuan.

Untuk penumpang umum yang tercatat dalam manifes dan telah terverifikasi, nilai santunan gabungan yang diumumkan mencapai Rp70 juta.

Jumlah tersebut terdiri atas Rp50 juta dari Jasa Raharja serta perlindungan tambahan Rp20 juta melalui skema Asuransi Tanggung Jawab Pengangkut.

Rumah Sakit Disiagakan

RSUD Ulin dan RS Bhayangkara Banjarmasin menjadi rumah sakit rujukan utama bagi korban yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Tim medis telah disiagakan untuk menerima korban dari Pelabuhan Trisakti.

Penanganan pertama dilakukan berdasarkan kondisi klinis setiap korban.

Korban dengan kondisi stabil dapat menjalani observasi dan pendataan.

Sementara korban yang membutuhkan pemeriksaan atau tindakan lebih lanjut dirujuk ke rumah sakit.

Skema tersebut bertujuan agar korban mendapatkan pertolongan berdasarkan tingkat kegawatan.

Operasi Belum Berakhir

Operasi SAR Virgo Transport 8 masih berlangsung hingga Senin (14/9/2026).

Dari 243 orang yang tercatat di atas kapal, 108 orang telah ditemukan selamat dan enam meninggal dunia.

Sebanyak 129 orang masih menjadi fokus pencarian.

Data tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah apabila tim SAR menemukan korban tambahan atau terdapat hasil baru dari proses verifikasi manifes.

Tim gabungan kini memusatkan pencarian pada permukaan laut, udara serta bagian bawah air di sekitar Virgo Transport 8.

Sementara itu, petugas medis, rumah sakit, tim DVI, Pelindo dan Jasa Raharja terus menangani korban yang telah ditemukan serta membantu kebutuhan keluarga.

Hingga berita ini diperbarui pada Senin (14/9/2026), pencarian terhadap 129 orang yang belum ditemukan masih berlangsung.