Kerusakan rumah warga juga dilaporkan bertambah. Berdasarkan update yang sama, sebanyak 12 rumah terdampak ledakan.
Dari jumlah itu, sembilan rumah mengalami kerusakan berat dan tiga rumah lainnya rusak ringan.
Cahyo menyebut aparat gabungan masih fokus pada pengamanan lokasi, evakuasi warga, dan pencarian korban yang belum ditemukan.
Ia juga menegaskan bahwa area ledakan belum bisa dianggap aman sebelum proses penyisiran dilakukan secara menyeluruh.
Sementara itu, terdapat empat rumah rusak akibat ledakan. Perbedaan angka ini menunjukkan data kerusakan masih bergerak seiring proses pendataan lanjutan di lapangan.
Karena itu, angka 12 rumah terdampak menjadi update terbaru yang perlu tetap dikaitkan dengan keterangan Polda Papua.
Baca juga: Terungkap Penyebab Kebakaran Ruko di Bantaeng Yang Mewaskan Nenek dan Dua Cucunya
Sterilisasi Lokasi Bom
Aparat gabungan dari Polres Biak Numfor, Brimob Polda Papua, TNI, Satpol PP, dan Basarnas dikerahkan untuk melakukan pengamanan sekaligus pencarian korban.
Sedangkan lokasi ledakan juga telah dipasangi garis polisi untuk mencegah warga mendekat ke area berbahaya.
Kapolres Biak Numfor mengatakan, pemasangan garis polisi dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan masih adanya material berbahaya di sekitar tempat kejadian perkara.
















