Sementara itu, pencarian terhadap tiga korban yang belum ditemukan dilanjutkan karena kondisi lapangan belum sepenuhnya aman.
Dalam keterangan lain, Ari juga menegaskan bahwa penyebab pasti ledakan masih diselidiki.
Polisi belum menutup kemungkinan adanya dugaan bom sisa perang, tetapi proses pemeriksaan saksi dan lokasi kejadian tetap dilakukan sebelum kesimpulan final diumumkan.
Polda Papua juga menyiapkan pengerahan personel Gegana Brimob ke Biak untuk melakukan penyisiran lanjutan.
Tim tersebut bertugas memeriksa area terdampak dan memastikan tidak ada lagi bahan peledak atau material berbahaya yang dapat mengancam warga maupun petugas.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena Biak merupakan salah satu wilayah di Papua yang memiliki jejak sejarah Perang Dunia II.
Sisa amunisi atau material perang yang tertinggal di kawasan permukiman dapat menjadi ancaman jika tidak teridentifikasi dan tidak ditangani oleh tim berwenang.
“Di lokasi pemukiman dan sekitarnya masih banyak sisa materiak perang dunia II, termasuk bangkai kapal”, ujarnya.
Hingga Senin (1/6/2026), fokus utama aparat masih pada pencarian tiga korban yang belum ditemukan, penanganan warga terdampak, pendataan kerusakan, serta sterilisasi lokasi ledakan.
Warga diminta tidak mendekati area yang telah dipasangi garis polisi sampai aparat menyatakan lokasi benar-benar aman.
Baca juga: Mobil Meledak saat Macet, Korban Tewas Capai 8 Orang
















