JAMLIMA.COM, SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menargetkan diri menjadi daerah dengan capaian terbaik dalam penurunan angka stunting di Provinsi Sulawesi Selatan.
Untuk itu, Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pencegahan dan Penurunan Stunting Kabupaten Sidrap Tahun 2026.
Rakor digelar di Aula Saromase, Kompleks SKPD Sidrap, Jumat (23/1/2026).
Pada kesempatan tersebut, tim menggelar rapat koordinasi perdana pada 2026.
Rapat dihadiri pimpinan organisasi perangkat daerah. Selain itu, hadir Kepala Bapperida Sidrap Herwin, Kepala Dinas Kominfo Sidrap Mahluddin, Kepala Dinas Sosial Wahidah Alwi, Kepala Dinas Bina Cipta Karya dan Tata Ruang Abdul Rasyid, serta Plt Kepala Dinas Kesehatan Ishak Kenre.
Tak hanya itu, para direktur rumah sakit, camat, kepala puskesmas se-Sidrap, dan pimpinan OPD terkait juga mengikuti kegiatan.
Baca juga: ⇒ Bupati Bulukumba Launching 605 Posyandu Era Baru, Layanan Dasar Diperluas
Strategi Terpadu Stunting
Dalam laporannya, Kepala Bapperida Sidrap Herwin menjelaskan tujuan rakor.
Secara khusus, rakor ini menjadi langkah awal menyusun strategi terpadu.
Dengan demikian, pemerintah daerah dapat mencegah dan menurunkan angka stunting secara terarah.
“Rapat koordinasi ini menjadi titik awal bagaimana kita bersama-sama menyusun langkah konkret untuk mencegah dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Sidrap,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Nurkanaah menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh OPD dan tim terkait.
Karena itu, ia meminta semua pihak bekerja serius dan terintegrasi.
Menurutnya, upaya penurunan stunting harus diawali dengan deteksi masalah yang akurat.
“Semua harus terdeteksi dengan jelas, letak masalahnya di mana, kendalanya apa. Pendataan juga harus betul-betul akurat dan terukur,” tegasnya.
Melalui sinergi lintas sektor, Nurkanaah optimistis Sidrap mampu mencatatkan hasil terbaik.
Pada akhirnya, ia berharap target penurunan stunting tercapai secara berkelanjutan.
“Kita ingin Kabupaten Sidrap menjadi yang terbaik dalam penurunan angka stunting di Sulawesi Selatan,” tutupnya.
Baca juga: ⇓
















