Scroll untuk baca artikel
Teknologi

Wi-Fi Tak Sampai Kamar? Telkomsel Bawa Solusi Baru Mulai Rp285 Ribu

×

Wi-Fi Tak Sampai Kamar? Telkomsel Bawa Solusi Baru Mulai Rp285 Ribu

Sebarkan artikel ini
perangkat mesh wifi telkomsel untuk memperluas sinyal internet di rumah bertingkat
Ultra Mesh Wi-Fi Telkomsel untuk Rumah Banyak Sekat

JAMLIMA.COM, JAKARTA — Masalah Wi-Fi yang tidak sampai ke kamar kini jadi keluhan umum di banyak rumah.
Menjawab kebutuhan itu, Telkomsel menghadirkan IndiHome Ultra Mesh Wi-Fi.
Layanan baru yang dirancang untuk memperluas jangkauan sinyal agar lebih merata di rumah dengan banyak sekat, dinding tebal, atau lebih dari satu lantai.

Layanan ini diumumkan di Jakarta pada 17 April 2026 dan sudah tersedia secara nasional sejak 3 Maret 2026.

Produk ini menyasar keluarga yang membutuhkan koneksi stabil di banyak ruangan dalam waktu bersamaan.

Contohnya, orang tua tetap bekerja dari kamar atau ruang kerja, sementara anak belajar daring atau streaming dari ruang keluarga tanpa harus terus mengganti jaringan.

Sinyal WiFi Lemah

Telkomsel menyebut Ultra Mesh Wi-Fi memakai konsep single SSID, sehingga perangkat tetap tersambung otomatis saat pengguna berpindah ruangan.

VP Home Broadband & FMC Marketing Telkomsel Hardika Nugroho mengatakan, “Layanan Wi-Fi seharusnya tidak rumit.

Karena itu, IndiHome Ultra Mesh Wi-Fi kami rancang sebagai solusi praktis yang membantu menghadirkan jangkauan sinyal lebih merata hingga ke berbagai area rumah.”

Dari sisi paket, pelanggan baru bisa mengambil bundel internet plus satu perangkat mesh mulai Rp285.000 per bulan, dengan pilihan kecepatan 75 Mbps, 100 Mbps, 150 Mbps, hingga 200 Mbps.

Sementara pelanggan aktif bisa menambah perangkat lewat skema add-on Rp35.000 per bulan per unit, dengan tambahan hingga tiga perangkat sesuai luas rumah. Pemesanan dilakukan melalui GraPARI dan mitra penjualan resmi.

Peluncuran ini datang saat pemerintah juga mendorong penguatan infrastruktur digital nasional.

Kemkomdigi menargetkan kecepatan fixed broadband naik dari 32,1 Mbps pada 2025 menjadi 100 Mbps pada 2029, seiring perluasan fiberisasi.

Di level pengguna rumah, kebutuhan itu terasa makin nyata setelah gangguan internet nasional dan penguatan posko digital mudik  menegaskan koneksi stabil kini bukan lagi pelengkap, melainkan kebutuhan dasar keluarga modern.

Bagi rumah yang selama ini menyimpan “titik mati” sinyal, Ultra Mesh Wi-Fi bukan sekadar perangkat tambahan.

Ini adalah upaya membuat rumah tetap terhubung, nyaman, dan siap menghadapi ritme digital yang terus bergerak ke depan.