Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Nasional

2.400 Jamaah Ikuti Manasik Haji Depok 2026, Tekankan Kesiapan Fisik dan Mental

×

2.400 Jamaah Ikuti Manasik Haji Depok 2026, Tekankan Kesiapan Fisik dan Mental

Sebarkan artikel ini
jemaah mengikuti manasik haji depok 2026 di masjid duyufurrahman jatijajar
MANASIK HAJI DEPOK 2026 — Jemaah mengikuti bimbingan manasik haji di Masjid Duyufurrahman, Jatijajar, Minggu (5/4/2026). Kegiatan ini diikuti 2.400 jemaah sebagai persiapan menuju Tanah Suci. (foto/ist)

JAMLIMA.COM, DEPOK — Sebanyak 2.400 jamaah haji Kota Depok mengikuti Manasik Haji Tingkat Kota Depok 2026 sebagai persiapan menuju Tanah Suci.

Kegiatan ini menekankan kesiapan fisik dan mental jelang pelaksanaan ibadah haji.

Direktur Pengawasan Haji Reguler Kementerian Haji dan Umrah RI, Rudy Ambary, menegaskan bahwa ibadah haji merupakan ibadah harta dan fisik yang menuntut kesiapan materi sekaligus kekuatan jasmani.

“Ibadah harta yang dimaksud berhaji memerlukan biaya, mulai dari perjalanan, konsumsi, prelengkapan untuk pribadi dan lain sebagainya sementara ibadah fisik, tentu kondisi tubuh harus sehat karena serangkaian ibadah melibatkan aktivitas tubuh mulai dari tawaf, sai, wukuf di arofah, bermalam di mina serta lempar jumrah,” terangnya.


Baca juga: Persiapan Haji 2026: Perkuat Skema Murur-Tanazul untuk Jamaah Lansia


Kesiapan Fisik Mental

Manasik berlangsung di Masjid Duyufurrahman, Jatijajar, Minggu (5/4/2026). Kegiatan ini menjadi pembekalan penting sebelum keberangkatan jamaah.

Dia juga mengatakan haji bukan wisata religi yang tujuan utamanya jalan-jalan namun ibadah yang suci karena terdapat nilai-nilai spiritual.

“Haji bukanlah wisata religi, melainkan perjalanan spiritual. Dalam perjalanan ini akan ada berbagai ujian yang mengajarkan jamaah untuk bersyukur dan bersabar,” ujarnya.

Menurutnya, jika mampu melewati berbagai ujian tersebut, jamaah akan meraih haji mabrur yang ditandai dengan sikap ikhlas, ridha, dan sabar.

“Penyelenggaraan haji juga dipengaruhi banyak faktor yang tidak terduga karena dilaksanakan di negara dengan aturan berbeda, sehingga jamaah harus mampu beradaptasi,” tambahnya.

Rudy menegaskan bahwa jamaah haji adalah tamu Allah. Setiap orang memiliki skenario perjalanan masing-masing.

Oleh karena itu, kesabaran menjadi kunci utama selama pelaksanaan ibadah.

Syukur dan Sabar

Sementara itu, Wali Kota Depok, Supian Suri, menyampaikan pesan “2S” kepada para jamaah, yakni syukur dan sabar.

“Yang pertama adalah syukur. Yang kedua adalah sabar. Dalam setiap kondisi selama berhaji, jamaah harus sabar agar dapat menjalankan ibadah dengan baik dan pulang menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Depok, Fauzan, melaporkan jumlah jamaah tahun ini mencapai 2.400 orang, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain pembekalan tata cara ibadah, jamaah juga mendapatkan materi kesehatan sebagai bekal penting selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Bimbingan manasik dilaksanakan sebanyak enam kali. Satu kali di tingkat kota dan lima kali di tingkat kecamatan.

Jamaah haji Kota Depok dijadwalkan berangkat pada 22 April 2026 melalui Kloter 1 dari Asrama Haji Bekasi, Jawa Barat.


Example 468x60
Example 300250