- Sebanyak 69 siswa MTs dan MA DDI Masamba resmi menamatkan pendidikan tahun ajaran 2025/2026.
- Sebanyak 13 alumni MA DDI Masamba meraih beasiswa Baznas RI untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
- Sekda Luwu Utara Jumal Jayair Lussa mendorong alumni madrasah menjaga akhlak dan siap menghadapi perkembangan zaman.
JAMLIMA.COM, LUWU UTARA — Sebanyak 69 siswa MTs dan MA Pondok Pesantren Al Mujahidin DDI Masamba resmi menamatkan pendidikan tahun ajaran 2025/2026 dalam tasyakuran yang digelar di Aula La Galigo Kantor Bupati Luwu Utara, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Melangkah Bersama Cahaya Ilmu dan Iman, Menjadi Generasi Qur’ani dan Berakhlak Mulia Menuju Peradaban Gemilang.”
Acara ini dihadiri Sekretaris Daerah Luwu Utara, Jumal Jayair Lussa, yang hadir mewakili Bupati Luwu Utara.
Dalam sambutannya, Jumal memberi motivasi kepada para lulusan agar tetap adaptif menghadapi perubahan zaman.
Baca juga: BMH Sulsel Tebar 200 Mushaf dan Alquran Braille untuk Santri Tahfidz
Santri Siap Bersaing
Jumal mengatakan, perkembangan zaman tidak bisa dihindari. Karena itu, para santri harus mampu mengikuti perubahan tanpa meninggalkan nilai agama dan akhlak.
“Saya ingin berpesan kepada anak-anakku semua bahwa kita tidak bisa menolak perkembangan zaman, kita tidak bisa menolak menuju peradaban yang gemilang ini sesuai tema yang kita angkat pada tasyakuran kali ini,” ujar Jumal.
Ia juga menegaskan bahwa pendidikan madrasah saat ini mampu bersaing dengan sekolah umum.
Menurutnya, para siswa DDI Masamba memiliki kemampuan akademik dan prestasi yang tidak kalah dari siswa sekolah lain.
“Secara akademis, kalian tidak kalah dari anak-anak atau teman-teman kita yang ada di sekolah umum,” kata Jumal.
Jumal mengingatkan para alumni agar menjaga perilaku saat melanjutkan pendidikan.
Selanjut ia menegaskan, lulusan sekolah agama membawa tanggung jawab moral di tengah masyarakat.
Baca juga: Sinergi BI dan Pemkab Sinjai, Bupati Dampingi Kunjungan Edukasi ke Pesantren
















