Scroll untuk baca artikel
Sport

Bursa Transfer Pecah Rekor, Rp58 Triliun Berputar dari 267 Pemain Piala Dunia 2026

×

Bursa Transfer Pecah Rekor, Rp58 Triliun Berputar dari 267 Pemain Piala Dunia 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi bursa transfer pemain Piala Dunia 2026 yang mencatat nilai transaksi sekitar Rp58 triliun.
BURSA TRANSFER — Aktivitas transfer pemain setelah Piala Dunia 2026. FIFA mencatat 267 pemain dari 47 negara berpindah klub dengan nilai gabungan lebih dari US$3,3 miliar atau sekitar Rp58 triliun. (foto/ilustrasi)

  • FIFA mencatat 267 pemain yang tampil di Piala Dunia 2026 berganti klub pada bursa transfer pertengahan tahun.
  • Total mahar transfer para pemain tersebut menembus US$3,3 miliar atau sekitar Rp58 triliun.
  • Secara keseluruhan, belanja transfer internasional sepak bola putra mencapai rekor lebih dari US$9,89 miliar.
  • Klub-klub Inggris menjadi paling agresif di bursa transfer dengan menghabiskan lebih dari US$3,02 miliar.

JAMLIMA.COM, BOLA — Piala Dunia 2026 tidak hanya menyajikan pertarungan di atas lapangan.

Turnamen terbesar sepak bola dunia itu juga memanaskan bursa transfer dan membuat uang dalam jumlah fantastis berpindah antarklub.

FIFA mencatat 267 pemain yang tampil di Piala Dunia 2026 berganti kostum sepanjang bursa transfer pertengahan tahun.

Total mahar transfer mereka menembus US$3,3 miliar.

Dengan kurs sekitar Rp17.623 per dolar AS, nominal itu setara sekitar Rp58 triliun.

Data tersebut tercantum dalam International Transfer Snapshot FIFA yang dirilis Kamis (3/9/2026).

Laporan mencakup aktivitas transfer internasional periode 1 Juni hingga 2 September 2026.

267 Pemain Piala Dunia Ganti Klub

Panggung Piala Dunia kembali membuktikan pengaruhnya terhadap harga dan masa depan seorang pemain.

FIFA mencatat sebanyak 267 pemain dari 47 negara yang tampil pada Piala Dunia 2026 kemudian pindah klub.

Nilai gabungan transfer mereka melampaui US$3,3 miliar.

Angka tersebut mencakup lebih dari sepertiga total belanja transfer internasional sepak bola putra pada periode yang sama.

Performa apik di Piala Dunia menjadi etalase besar bagi pemain.

Pemain yang tampil menonjol semakin mudah masuk radar klub elite.

Sementara itu, pemain yang sudah berstatus bintang dapat semakin memperkuat nilai pasarnya.

FIFA menilai Piala Dunia telah menjadi panggung global yang membuka peluang baru bagi pemain di pasar transfer.

Transfer 2026 Pecahkan Rekor

Ledakan nilai transfer tidak berhenti pada pemain jebolan Piala Dunia.

Sepanjang periode 1 Juni hingga 2 September 2026, klub-klub dunia menghabiskan lebih dari US$9,89 miliar untuk transfer internasional pemain putra.

FIFA menyebut angka tersebut sebagai nilai belanja tertinggi yang pernah tercatat dalam jendela transfer pertengahan tahun.

Jumlah perpindahan pemain juga mencetak rekor.

Lebih dari 12.500 transfer internasional tercatat selama periode tersebut.

Catatan itu menunjukkan perputaran uang di pasar pemain terus membesar.

Klub tidak hanya berburu pemain berlabel superstar.

Talenta muda yang mencuri perhatian di level internasional juga menjadi komoditas panas di meja negosiasi.

Klub Inggris Paling Jorjoran

Klub-klub Inggris kembali menjadi pemain utama dalam perburuan tanda tangan pemain.

FIFA mencatat klub Inggris menggelontorkan lebih dari US$3,02 miliar untuk mendatangkan pemain dari luar negeri.

Belanja klub Inggris menjadi yang terbesar di dunia pada periode tersebut.

Klub Italia berada di posisi kedua dengan pengeluaran sekitar US$1,1 miliar.

Spanyol menyusul dengan US$940 juta, kemudian Jerman US$904 juta dan Prancis US$641 juta.

Inggris juga mencatat jumlah transfer masuk terbanyak.

Klub-klub Spanyol berada di belakang Inggris, disusul Portugal dalam jumlah pemain yang didatangkan melalui transfer internasional.

Prancis Tertinggi Raup Uang Transfer

Jika Inggris menjadi raja belanja, klub-klub Prancis justru berada di puncak daftar penerima mahar transfer.

Total pemasukan klub Prancis dari transfer internasional mencapai US$1,7 miliar.

Klub Inggris menerima sekitar US$1,43 miliar.

Kemudian Jerman memperoleh US$1,02 miliar, Spanyol US$773 juta, dan Portugal US$642 juta.

Besarnya pemasukan tersebut menunjukkan pasar transfer tidak hanya menjadi arena adu kekuatan finansial.

Kemampuan klub menemukan, mengembangkan, kemudian menjual pemain juga menjadi bagian penting dalam industri sepak bola modern.

Rodri dan Barcola Ramaikan Bursa Transfer

Sejumlah nama besar yang tampil di Piala Dunia 2026 ikut berganti seragam setelah turnamen.

Reuters mencatat gelandang Timnas Spanyol Rodri meninggalkan Manchester City untuk bergabung dengan Barcelona.

Sementara itu, winger Prancis Bradley Barcola hengkang dari Paris Saint-Germain menuju Liverpool.

Transfer pemain-pemain papan atas tersebut menggambarkan efek langsung Piala Dunia terhadap bursa pemain.

Penampilan di turnamen terbesar FIFA bisa menaikkan daya tawar pemain hanya dalam hitungan pertandingan.

Klub pun bergerak cepat sebelum harga sang pemain semakin melambung.

Sepak Bola Putri Cetak Rekor

Gelombang uang juga terjadi di sepak bola putri.

FIFA mencatat 1.406 transfer internasional pemain profesional putri sepanjang periode tersebut.

Jumlah itu menjadi rekor baru dan meningkat 19,2 persen dibandingkan rekor sebelumnya.

Belanja transfer sepak bola putri mencapai US$28,6 juta.

Nominal tersebut lebih dari dua kali lipat dibandingkan jendela transfer pertengahan tahun sebelumnya.

Klub Inggris kembali menjadi pembelanja terbesar dengan US$8 juta.

Spanyol menyusul dengan US$6,6 juta, kemudian Jerman US$4,9 juta, Amerika Serikat US$2,9 juta, dan Italia US$2,1 juta.

Piala Dunia Jadi Etalase

Data FIFA memperlihatkan bahwa Piala Dunia tidak berhenti ketika wasit meniup peluit panjang pertandingan terakhir.

Efeknya berlanjut hingga ruang negosiasi, meja agen, dan kantor direksi klub.

Sebanyak 267 pemain Piala Dunia berpindah klub dengan nilai gabungan lebih dari US$3,3 miliar.

Pada saat bersamaan, total belanja transfer internasional sepak bola putra menembus US$9,89 miliar.

Bursa transfer pertengahan tahun 2026 pun menorehkan rekor baru.

Piala Dunia sekali lagi menjadi etalase terbesar sepak bola.

Bukan hanya tempat memburu trofi, tetapi juga panggung yang mampu mengubah nilai pasar dan destinasi baru seorang pemain dalam waktu singkat.