JAMLIMA.COM, SULSEL— Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan (Dispusarsip Sulsel) memperkuat budaya literasi melalui kerja sama strategis dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.
Selanjutnya, kedua instansi meneken Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Ballroom Andalan Dispusarsip Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (21/1/2026). Melalui kerja sama ini, kedua pihak menargetkan optimalisasi peran perpustakaan sebagai pusat sumber belajar yang adaptif, inovatif, dan inklusif.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, dr. Muhammad Ichsan Mustari, MHM, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia menilai langkah ini mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.
“Kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul melalui penguatan literasi sejak dini,” sebutnya.
Fokus Penguatan Literasi
Sejalan dengan itu, kerja sama ini meningkatkan literasi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan. Selain itu, kedua pihak memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan dan layanan perpustakaan yang berkualitas.
Menurut Muhammad Ichsan Mustari, perpustakaan kini tidak lagi sekadar tempat penyimpanan buku. Saat ini, perpustakaan berkembang menjadi ruang pembelajaran, inovasi, dan pengembangan pengetahuan. Peran tersebut selaras dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan untuk mewujudkan Sulawesi Selatan Maju dan Berkarakter.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Nadjamuddin, S.E., menekankan pentingnya sinergi antarperangkat daerah. Ia menilai kolaborasi ini mendorong transformasi pendidikan berbasis literasi.
“Diharapkan dapat mendorong pemanfaatan perpustakaan sekolah sejalan dengan kebijakan peningkatan mutu pendidikan dan pembelajaran sepanjang hayat,” katanya.
Lebih lanjut, kerja sama ini mencakup pengembangan layanan perpustakaan sekolah dan peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan. Pada saat yang sama, kedua pihak memanfaatkan koleksi serta konten literasi dan mengintegrasikan kegiatan literasi dengan satuan pendidikan.
Pada akhirnya, PKS ini mendorong Dispusarsip Sulsel dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan melahirkan inovasi baru di bidang literasi masyarakat. Dengan langkah tersebut, kerja sama ini membuka akses layanan perpustakaan yang lebih luas, meningkatkan minat baca, dan memperkuat kualitas sumber daya manusia Sulawesi Selatan secara berkelanjutan.
Baca juga: ⇒ Pemprov Sulsel Relokasi 130 Pasien ODGJ ke RS Sayang Rakyat, Layanan Kesehatan Jiwa Diperkuat

























