JAMLIMA.COM, KUTAI TIMUR — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bergerak cepat menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi korban kebakaran di Desa Batu Timbau, Kecamatan Batu Ampar, Minggu (29/3/2026).
Penyaluran bantuan tersebut dipimpin langsung Kepala Dinas Sosial Kaltim, Andi Muhammad Ishak, bersama jajaran terkait.
Menurut Andi, bantuan ini merupakan bagian dari kewajiban pemerintah dalam memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang sosial.
“Pemerintah harus hadir memastikan kebutuhan dasar penyintas terpenuhi, khususnya dalam kewenangan provinsi,” ujarnya.
Selanjutnya, ia menegaskan bantuan tersebut bertujuan agar korban tidak semakin terpuruk setelah terdampak bencana.
Selain itu, Andi juga menyampaikan pesan dari Gubernur Kalimantan Timur, Rudi Mas’ud, agar para korban tetap sabar dan tabah.
Di sisi lain, pemerintah mendorong evaluasi menyeluruh karena kebakaran di lokasi tersebut telah terjadi hingga tiga kali.
Baca juga: Bupati Lutim Tinjau Rumah Roboh di Wasuponda
Koordinasi Lapangan
Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Achmad Rasyidi, menjelaskan tim telah melakukan koordinasi intensif.
Koordinasi tersebut melibatkan Dinas Sosial Kutai Timur, relawan TAGANA, serta aparat kecamatan dan desa.
“Kami melakukan kaji cepat untuk memastikan bantuan tepat sasaran sesuai jumlah penyintas,” jelasnya.
Adapun bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan dasar dan logistik pengungsi, antara lain:
- 226 paket permakanan
- 65 dus air mineral
- 113 bantal
- 225 matras
- 350 paket makanan siap saji
- 113 paket lauk siap saji
- 150 paket makanan anak
- 113 tenda gulung
- 40 kasur
- 113 selimut
- 113 paket family kit
Baca juga: Nakes di Tengah Bencana: Prioritas yang Tak Bisa Ditunda
Dampak Kebakaran
Sebelumnya, kebakaran yang terjadi pada Kamis (26/3/2026) pukul 12.00 WITA menghanguskan 85 bangunan.
Akibatnya, sebanyak 117 kepala keluarga atau 337 jiwa terdampak.
Dari jumlah tersebut, terdapat kelompok rentan, yakni 26 lansia, 6 ibu menyusui, 67 anak-anak, 15 balita, dan 6 batita.
Selain Pemprov Kaltim, bantuan juga disalurkan oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, bersama Polres Kutai Timur dan BAZNAS.
Dengan demikian, kolaborasi lintas instansi ini memperkuat penanganan darurat bagi korban bencana.
Hingga saat ini, pemerintah memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi dan terus memantau kondisi di lapangan.
Pada akhirnya, langkah cepat ini diharapkan mampu membantu pemulihan korban sekaligus mempercepat penanganan pascabencana.
















