Menurutnya, kebijakan pembangunan tidak boleh hanya mengejar pertumbuhan fisik.
Pemerintah juga harus menjaga lahan produktif, ketahanan pangan, dan kepastian pemanfaatan ruang bagi masyarakat.
“Forum ini menjadi langkah penting untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan daerah berjalan selaras dengan tata ruang yang tertib dan berkelanjutan,” kata Talenrang.
Ia menegaskan, pemutakhiran data lahan pertanian menjadi dasar penting sebelum pemerintah mengambil keputusan.
Dengan data yang akurat, pemerintah dapat menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan perlindungan lahan produktif.
Talenrang juga meminta seluruh pihak berhati-hati dalam menyusun rekomendasi forum.
Sebab, keputusan tata ruang akan berdampak langsung terhadap ketahanan pangan, iklim investasi, pemanfaatan ruang, dan kesejahteraan masyarakat Gowa.
“Prinsip kehati-hatian harus menjadi perhatian bersama karena keputusan yang diambil hari ini akan menentukan arah pemanfaatan ruang,” ujarnya.
Pajak Lebih Akurat
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gowa, Aksara Alif Raja, mengatakan sinergi Pemkab Gowa dan BPN terus diperkuat melalui program strategis pertanahan.
Ia menyebut Kabupaten Gowa terpilih sebagai pilot project pemetaan tersebut.
















