Menurut Martha, infrastruktur tidak boleh dipandang sekadar pembangunan fisik. Jalan, jembatan, air bersih, fasilitas kesehatan, dan sarana pendidikan merupakan fondasi penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
“Infrastruktur adalah penggerak perekonomian. Pembangunan jalan, jembatan, penyediaan air bersih hingga fasilitas kesehatan dan pendidikan bukan sekadar pembangunan fisik,” jelasnya.
Ia mengakui, keterbatasan fiskal APBN maupun APBD menjadi tantangan besar dalam pembiayaan infrastruktur.
Baca juga: Bupati Gowa Hadiri Groundbreaking Paket 2 Rp274 Miliar Perkuat Konektivitas Selatan Sulsel
Karena itu, KPBU hadir sebagai strategi untuk mempertemukan kebutuhan pembangunan dengan partisipasi sektor swasta.
“KPBU bukan lagi hanya alternatif, tetapi menjadi solusi untuk menjembatani keterbatasan fiskal dengan mengundang partisipasi, inovasi dan efisiensi dari sektor swasta,” katanya.
Investasi Berkualitas Jadi Kunci
Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi, menyampaikan bahwa perekonomian Sulsel terus menunjukkan tren positif.
















