- Suahasil Nazara melaporkan kekayaan bersih sekitar Rp138,17 miliar dalam LHKPN periodik 2025.
- Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan kekayaan sekitar Rp57,48 miliar tanpa utang.
- Selisih kekayaan keduanya mencapai sekitar Rp80,69 miliar.
- Surat berharga menjadi pembeda utama karena Suahasil memiliki sekitar Rp66,88 miliar, sedangkan Purbaya Rp220 juta.
JAMLIMA.COM, JAKARTA — Suahasil Nazara resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.
Pergantian posisi Bendahara Negara itu ikut menarik perhatian terhadap harta kekayaan kedua ekonom tersebut.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN periodik 2025, Suahasil memiliki kekayaan jauh lebih besar dibandingkan Purbaya.
Suahasil melaporkan kekayaan bersih sebesar Rp138.167.334.176 atau sekitar Rp138,17 miliar.
Sementara itu, Purbaya melaporkan total kekayaan sebesar Rp57.475.955.444 atau sekitar Rp57,48 miliar.
Dengan demikian, selisih kekayaan keduanya mencapai sekitar Rp80,69 miliar.
Secara nominal, kekayaan Suahasil sekitar 2,4 kali lebih besar dibandingkan Purbaya.
Harta Suahasil Rp138 Miliar
Suahasil menyampaikan LHKPN periodik 2025 pada 27 Februari 2026.
Total hartanya sebelum dikurangi utang mencapai Rp138.201.325.879.
Ia juga melaporkan utang sebesar Rp33.991.703.
Setelah dikurangi utang, kekayaan bersih Suahasil tercatat Rp138.167.334.176.
Komponen terbesar kekayaan Suahasil berasal dari surat berharga.
Nilainya mencapai Rp66.876.177.492 atau sekitar Rp66,88 miliar.
Suahasil juga memiliki tanah dan bangunan senilai Rp49.857.555.000.
Aset properti tersebut tersebar di sejumlah lokasi, termasuk Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Depok.
Selain properti dan surat berharga, Suahasil mencatat harta bergerak lainnya senilai Rp9,08 miliar.
Kas dan setara kasnya mencapai sekitar Rp6,04 miliar.
Ia juga melaporkan harta lainnya sekitar Rp5,12 miliar.

Kendaraan Suahasil
Nilai alat transportasi dan mesin milik Suahasil mencapai sekitar Rp1,23 miliar.
Salah satu kendaraan yang dilaporkan adalah Toyota Alphard tahun 2019 senilai Rp518 juta.
Ia juga memiliki Honda HR-V tahun 2022 senilai Rp330 juta.
Selain itu, terdapat Honda Jazz tahun 2019 senilai Rp220 juta.
Toyota Camry tahun 2013 juga tercatat dengan nilai Rp160 juta.
Kekayaan Purbaya Rp57 Miliar
Purbaya juga menyampaikan LHKPN periodik 2025 pada 27 Februari 2026.
Total kekayaannya tercatat sebesar Rp57.475.955.444.
Berbeda dengan Suahasil, Purbaya tidak mencatatkan utang dalam laporan tersebut.
Tanah dan bangunan menjadi komponen terbesar kekayaan Purbaya.
Nilainya mencapai Rp31.626.384.000 atau sekitar Rp31,63 miliar.
Seluruh aset properti yang tercantum dalam laporan tersebut berada di Jakarta Selatan.
Purbaya juga memiliki kas dan setara kas dalam jumlah besar.
Nilainya mencapai Rp20.673.571.444 atau sekitar Rp20,67 miliar.
Sementara itu, harta bergerak lainnya tercatat Rp1,35 miliar.
Surat berharga Purbaya tercatat senilai Rp220 juta.
Kendaraan Purbaya Lebih Mahal
Meski total kekayaannya lebih kecil, nilai kendaraan Purbaya lebih tinggi dibandingkan Suahasil.
Purbaya melaporkan alat transportasi dan mesin dengan nilai sekitar Rp3,61 miliar.
Koleksinya antara lain BMW Jeep tahun 2019 senilai Rp1,6 miliar.
Ia juga memiliki Toyota Alphard tahun 2019 senilai Rp1 miliar.
Kemudian terdapat Peugeot New 5008 tahun 2019 senilai Rp730 juta.
Purbaya juga melaporkan Mercedes-Benz sedan tahun 2008 senilai Rp200 juta.
Dua kendaraan roda dua turut tercatat dalam LHKPN tersebut.
Keduanya adalah Yamaha XMAX tahun 2018 dan Honda Vario 125 tahun 2021.
Surat Berharga Jadi Pembeda
Perbedaan paling mencolok antara kekayaan Suahasil dan Purbaya terlihat pada surat berharga.
Suahasil melaporkan surat berharga sekitar Rp66,88 miliar.
Jumlah tersebut menjadi hampir setengah dari total kekayaannya.
Sebaliknya, Purbaya hanya melaporkan surat berharga senilai Rp220 juta.
Namun, Purbaya memiliki kas dan setara kas yang jauh lebih besar.
Kas Purbaya mencapai sekitar Rp20,67 miliar.
Sementara kas dan setara kas Suahasil berada di kisaran Rp6,04 miliar.
Purbaya juga memiliki nilai kendaraan sekitar tiga kali lebih besar dibandingkan Suahasil.
Perbandingan Harta Purbaya dan Suahasil
Berikut ringkasan kekayaan keduanya berdasarkan LHKPN periodik 2025:
| Jenis Harta | Purbaya Yudhi Sadewa | Suahasil Nazara |
|---|---|---|
| Tanah dan bangunan | Rp31,63 miliar | Rp49,86 miliar |
| Kendaraan | Rp3,61 miliar | Rp1,23 miliar |
| Harta bergerak lainnya | Rp1,35 miliar | Rp9,08 miliar |
| Surat berharga | Rp220 juta | Rp66,88 miliar |
| Kas dan setara kas | Rp20,67 miliar | Rp6,04 miliar |
| Harta lainnya | Nihil | Rp5,12 miliar |
| Utang | Nihil | Rp33,99 juta |
| Total kekayaan bersih | Rp57,48 miliar | Rp138,17 miliar |
Dari perbandingan tersebut, Suahasil unggul cukup jauh dalam nilai surat berharga serta tanah dan bangunan.
Sementara Purbaya memiliki kas dan kendaraan dengan nilai lebih besar.
Secara keseluruhan, kekayaan bersih Suahasil sekitar Rp80,69 miliar lebih tinggi dibandingkan Purbaya.
Angka tersebut merupakan nilai harta yang dilaporkan dalam LHKPN periodik 2025.
Nilainya tidak selalu sama dengan harga pasar aset pada saat ini karena LHKPN menggunakan data yang disampaikan oleh masing-masing penyelenggara negara.
















