Sampah Jadi Agenda
Raker APEKSI Komwil VI 2026 menghasilkan kesepakatan penting terkait penanganan sampah regional.
Sebanyak 17 wali kota dari kawasan Indonesia Timur menyepakati gerakan pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat sebagai salah satu solusi utama di wilayah perkotaan.
Kesepakatan itu memperkuat posisi isu sampah sebagai agenda bersama antarkota.
Pemerintah kota tidak hanya dituntut menyediakan layanan kebersihan, tetapi juga perlu membangun kesadaran warga agar perubahan perilaku terjadi dari lingkungan paling dekat.
Dalam konteks tersebut, pengelolaan sampah Parepare menjadi salah satu praktik baik yang dibagikan dalam forum.
Model berbasis warga dinilai relevan karena persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya melalui pengangkutan dan pembuangan akhir.
Pemerintah daerah perlu menggerakkan masyarakat sejak dari sumber sampah.
Karena itu, partisipasi warga menjadi kunci dalam membangun kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Baca juga: Spektakluer Duet TSM-MO, Kemiskinan Parepare Turun ke 4,44% dan IPM Naik
















