- Indonesia menutup Asian Games 2026 dengan 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.
- Bulu tangkis menjadi penyumbang terbanyak dengan dua emas.
- Rahmat Erwin Abdullah mencetak rekor dunia di angkat besi.
- Nurisa Dian Ashrifah menghadirkan emas pertama panahan Indonesia sepanjang sejarah Asian Games.
JAMLIMA.COM, JAKARTA — Indonesia menutup Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan lima medali emas.
Merah Putih juga mengoleksi 11 perak dan 23 perunggu.
Total 39 medali membawa Indonesia finis di peringkat ke-16 klasemen akhir.
Bulu tangkis menjadi penyumbang emas terbanyak dengan dua gelar.
Tiga emas lainnya datang dari angkat besi, panjat tebing, dan panahan.
Perjalanan menuju lima emas menghadirkan sejumlah momen besar.
Ada comeback dramatis melawan China, rekor dunia Rahmat Erwin Abdullah, hingga sejarah baru panahan Indonesia.
Beregu Putra Buka Keran Emas
Bulu tangkis beregu putra membuka keran emas Indonesia pada Kamis, 24 September 2026.
Indonesia menghadapi China pada partai final.
Merah Putih sempat tertinggal 0-2 setelah Jonatan Christie serta Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kalah pada dua laga awal.
Alwi Farhan kemudian menjaga peluang Indonesia.
Ia menaklukkan Li Shifeng dan memperkecil skor menjadi 1-2.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin lalu menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Partai penentu mempertemukan Moh Zaki Ubaidillah dengan Weng Hongyang.
Pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu tampil tenang.
Ia menang dua gim langsung, 23-21 dan 21-13.
Indonesia pun menuntaskan comeback 3-2 atas China dan merebut emas pertama.
Rahmat Erwin Pecahkan Rekor Dunia
Dua hari kemudian, Rahmat Erwin Abdullah menambah emas Indonesia.
Rahmat turun pada kelas 75 kilogram putra, Sabtu, 26 September 2026.
Ia mencatat snatch 160 kilogram.
Rahmat kemudian membukukan clean and jerk 206 kilogram.
Total angkatannya mencapai 366 kilogram.
Catatan itu menghasilkan emas sekaligus rekor dunia pada clean and jerk dan total angkatan.
Persaingan berlangsung ketat.
Lifter Thailand Weeraphon Wichuma mencatat total 365 kilogram.
Rahmat akhirnya menang dengan selisih satu kilogram.
Emas tersebut menjadi emas kedua Indonesia.
Leo/Daniel Menangi Final Tiga Gim
Bulu tangkis kembali menyumbang emas.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi juara ganda putra pada Selasa, 29 September 2026.
Mereka menghadapi Liang Weikeng/Wang Chang dari China di final.
Leo/Daniel kehilangan gim pertama dengan skor 19-21.
Namun, pasangan Indonesia bangkit pada gim kedua.
Mereka menang 21-13 dan memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Leo/Daniel kemudian mengunci kemenangan 21-18.
Mereka menang 19-21, 21-13, 21-18 dalam duel selama 62 menit.
“Kami ingin memanfaatkan momentum ini dan juga bisa menambah koleksi gelar kami,” kata Daniel Marthin.
Hasil tersebut menjadi emas ketiga Indonesia.
Desak Made Menang Selisih 0,002 Detik
Drama berikutnya datang dari panjat tebing.
Desak Made Rita Kusuma Dewi tampil pada final speed putri, Rabu, 30 September 2026.
Desak mencatat waktu 6,062 detik.
Li Juan Deng dari China membukukan 6,064 detik.
Desak merebut emas dengan selisih hanya 0,002 detik.
Kemenangan itu menghadirkan emas keempat Indonesia.
Hasil tersebut sekaligus memenuhi target empat emas yang ditetapkan sebelum Asian Games 2026.
Namun, perburuan medali Indonesia belum selesai.
Nurisa Cetak Sejarah Panahan
Sehari kemudian, Nurisa Dian Ashrifah menambah emas dari panahan.
Nurisa turun pada nomor compound individual putri, Kamis, 1 Oktober 2026.
Ia menghadapi Amaya Amparo Cojuangco dari Filipina pada final.
Pertandingan berlangsung ketat.
Nurisa akhirnya menang dengan skor 139-137.
Kemenangan tersebut menghasilkan emas kelima Indonesia.
Lebih dari itu, Nurisa mencetak sejarah.
Medali itu menjadi emas pertama Indonesia dari cabang panahan sepanjang sejarah Asian Games.
“Ini adalah sejarah karena untuk pertama kalinya panahan Indonesia berhasil mempersembahkan medali emas di Asian Games,” kata Menpora Erick Thohir.
Daftar 5 Emas Indonesia
Lima emas Indonesia di Asian Games 2026 datang dari empat cabang:
- 24 September — Bulu tangkis beregu putra
- 26 September — Rahmat Erwin Abdullah, angkat besi 75 kg putra
- 29 September — Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, ganda putra bulu tangkis
- 30 September — Desak Made Rita Kusuma Dewi, speed putri panjat tebing
- 1 Oktober — Nurisa Dian Ashrifah, compound individual putri panahan
Indonesia Lampaui Target
Indonesia berangkat ke Asian Games 2026 dengan target empat emas.
Desak Made memenuhi target tersebut lewat kemenangan dramatis di panjat tebing.
Nurisa kemudian membawa Indonesia melewati sasaran dengan emas kelima.
“Emas kelima sudah kita dapatkan dan berarti target empat emas yang kita tetapkan sudah terlampaui,” ujar Erick Thohir.
Indonesia akhirnya mengakhiri Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.
Total 39 medali menempatkan Merah Putih di peringkat ke-16.
Asian Games 2026 juga meninggalkan dua catatan penting.
Rahmat Erwin Abdullah mencetak rekor dunia.
Sementara itu, Nurisa Dian Ashrifah membuka sejarah baru bagi panahan Indonesia.
Bulu tangkis tetap menjadi penyumbang emas terbanyak dengan dua gelar.
Lima emas dari empat cabang itu menjadi penutup perjalanan Indonesia di Asian Games 2026.





































