- Gianni Infantino menyebut peluang Indonesia kembali menjadi tuan rumah kompetisi FIFA masih terbuka.
- Infantino menyinggung U-20, kompetisi perempuan hingga Piala Dunia sebagai agenda yang dapat dipertimbangkan.
- Prabowo menyatakan pemerintah siap mendukung kegiatan FIFA berikutnya di Indonesia.
- FIFA belum menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah turnamen tertentu setelah FIFA ASEAN Cup 2026.
JAMLIMA.COM, JAKARTA — Pertemuan Presiden FIFA Gianni Infantino dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (5/10/2026), membuka pembicaraan lebih luas dari sekadar FIFA ASEAN Cup 2026.
Indonesia berpeluang kembali menjadi tuan rumah kompetisi FIFA pada masa mendatang.
Infantino menyebut sejumlah kategori turnamen ketika menjawab peluang tersebut.
Pernyataan itu muncul setelah Infantino bertemu Prabowo bersama Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
Infantino menilai sepak bola Indonesia mengalami kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
“Saya rasa sepak bola Indonesia telah membuat kemajuan yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir,” kata Infantino seusai pertemuan.
Ia menyoroti investasi, tata kelola federasi, kompetisi berpendapatan, serta pembinaan pemain muda.
Menurut Infantino, perubahan tersebut menjadi bagian dari transformasi sepak bola Indonesia.
Dari U-17 ke FIFA ASEAN Cup
Indonesia memiliki rekam jejak baru dalam menyelenggarakan turnamen FIFA.
Pada 2023, Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 FIFA, kompetisi FIFA pertama yang digelar di Tanah Air.
FIFA kemudian membuka kantor di Jakarta pada November 2023.
Kerja sama berlanjut melalui pengembangan infrastruktur, program akar rumput, pembinaan pemain dan penguatan tata kelola.
Pada 2026, Indonesia kembali menjadi tuan rumah edisi perdana FIFA ASEAN Cup.
Turnamen itu berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026.
Indonesia menjadi lokasi FIFA ASEAN Cup, sedangkan Hong Kong, China, menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Challenge Cup.
Jakarta dan Bandung menjadi dua kota penyelenggara pertandingan di Indonesia.
Infantino menilai penyelenggaraan di Indonesia berjalan positif.
“Indonesia menjadi tuan rumah yang luar biasa bagi tim-tim terbaik ASEAN,” ujarnya sebelum bertemu Prabowo.
Ia juga melihat antusiasme besar publik terhadap pertandingan.
“Sepak bola benar-benar hidup di kawasan ini,” kata Infantino.
Infantino: Semuanya Terbuka
Sinyal terkuat muncul setelah pertemuan di Istana.
Infantino mendapat pertanyaan tentang kemungkinan Indonesia kembali menjadi tuan rumah kompetisi FIFA.
Ia tidak mengumumkan turnamen tertentu, tetapi menyebut beberapa kemungkinan agenda.
“Kita sudah memiliki U-17, FIFA ASEAN, kita punya U-20, kita punya kompetisi perempuan, Piala Dunia. Maksud saya, semuanya terbuka,” kata Infantino.
Pernyataan itu belum berarti Indonesia memperoleh hak penyelenggaraan salah satu turnamen tersebut.
Penunjukan tuan rumah kompetisi FIFA tetap memerlukan proses, persyaratan dan keputusan resmi FIFA.
Namun, pernyataan Infantino menunjukkan Indonesia masih masuk pembicaraan mengenai agenda FIFA berikutnya.
Prabowo Siap Dukung Agenda FIFA Berikutnya
Pemerintah menyampaikan dukungan terhadap kerja sama dengan FIFA.
Erick Thohir mengatakan pemerintah siap mendukung kegiatan FIFA berikutnya yang berpeluang berlangsung di Indonesia.
“Presiden juga menyampaikan dukungan penuh kepada FIFA,” kata Erick.
Menurut Erick, pemerintah berterima kasih karena Indonesia mendapat kesempatan menggelar Piala Dunia U-17 dan FIFA ASEAN Cup.
Ia menegaskan kesiapan pemerintah mendukung agenda berikutnya.
“Beberapa event ke depan lainnya pemerintah Indonesia siap support beberapa kegiatan FIFA,” ujarnya.
Pembicaraan di Istana juga menyentuh pembangunan ekosistem sepak bola.
Prabowo mendorong pemanfaatan fasilitas olahraga di pusat dan daerah melalui kerja sama dengan klub.
FIFA Bicara Stadion hingga Sekolah
Pertemuan tersebut juga membahas strategi pengembangan sepak bola Indonesia.
Infantino mengatakan FIFA dan pemerintah mendiskusikan investasi infrastruktur, termasuk stadion, lapangan, sekolah dan fasilitas olahraga.
“Kami membahas strategi umum dan visi terkait investasi di Indonesia untuk stadion, lapangan sepak bola, sekolah, serta segala hal yang berkaitan dengan olahraga dan sepak bola,” kata Infantino.
FIFA mendorong klub berperan lebih besar dalam mengelola stadion.
Model itu dapat menciptakan pendapatan yang kembali mendukung pengembangan sepak bola.
Infantino juga menilai pembinaan melalui sekolah perlu diperluas.
Menurut dia, pertumbuhan sepak bola Indonesia tidak dapat berjalan sendiri.
Pengembangan kawasan ASEAN turut menjadi bagian dari strategi FIFA.
“Kita perlu memikirkan bukan hanya mengenai negara ini, tetapi seluruh kawasan ASEAN dan bagaimana kita bisa mengembangkan sepak bola,” ujarnya.
Kerangka regional itu berjalan melalui kerja sama ASEAN dan FIFA.
ASEAN dan FIFA memperbarui nota kesepahaman pada 2025 untuk memperkuat pemanfaatan sepak bola dalam pendidikan, inklusi, kesetaraan gender dan pembangunan berkelanjutan.
FIFA ASEAN Cup 2026 kemudian menjadi salah satu tonggak baru kerja sama tersebut.
Indonesia Punya Modal, Keputusan Tetap di FIFA
Hubungan Indonesia dengan FIFA semakin intensif sejak 2022.
FIFA mendukung transformasi sepak bola nasional melalui penguatan stadion, keselamatan, tata kelola dan pembangunan pusat latihan.
FIFA juga membuka kantor di Jakarta pada 2023.
Kerja sama berkembang melalui FIFA Forward, Football for Schools, FIFA Arena dan program pengembangan sepak bola perempuan.
Pada 2026, FIFA mencatat program Football for Schools telah menjangkau seluruh 38 provinsi Indonesia.
Jejak itu memberi Indonesia pengalaman membangun hubungan kelembagaan dengan FIFA.
Namun, peluang menjadi tuan rumah belum dapat dibaca sebagai keputusan final.
Karena itu, pertemuan Prabowo dan Infantino lebih tepat dipahami sebagai terbukanya ruang pembicaraan baru.
Indonesia telah menyatakan kesiapan, sedangkan Infantino menyebut semua opsi masih terbuka.
Tahap berikutnya bergantung pada agenda kompetisi, proses pencalonan, persyaratan FIFA serta keputusan resmi badan sepak bola dunia tersebut.





































