Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
EnterNasional

Sosok Ayah di Balik OTT Bupati Ade Swara yang KECIPRATAN Terima Rp9,5 Miliar

×

Sosok Ayah di Balik OTT Bupati Ade Swara yang KECIPRATAN Terima Rp9,5 Miliar

Sebarkan artikel ini
Tiga terduga yang ditangkap operasi OTT - KPK, korupsi di Kabupaten Bekasi. (foto/thread jamlima.com)

JAMLIMA.COM — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek di wilayahnya.

Selain itu, KPK juga menetapkan ayah bupati bernama H M Kunang yang merupakan Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, dan pihak swasta bernama Sarjan sebagai tersangka.

Asep Guntur Rahayu selaku Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK menyampaikan penetapan tersebut dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Sabtu (20/12/2025).

KPK menetapkan Bupati Bekasi sebagai pihak penerima dugaan suap proyek senilai Rp14,2 miliar.

Publik menyoroti kehadiran H. Kunang, ayah Bupati Bekasi, yang ikut terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.

Warga Cikarang Selatan, Bekasi, mengenal H M Kunang atau Abah Kunang sebagai sosok berpengaruh.

Abah Kunang pernah menjabat Kepala Desa Sukadami selama tiga periode, aktif seni bela diri tradisional dan sosok yang sangat dermawan.

Selain itu, H M Kunang mendirikan organisasi Ikatan Putra Daerah (IKAPUD) dan Garda Pasundan.

Ia memiliki lahan sekitar dua hektare di Sukadami yang kini berkembang menjadi kompleks hunian dan rumah dua lantai berdesain khas.

Di sisi lain, meski tidak menempuh pendidikan tinggi, masyarakat Sukabumi tetap menilai HM Kunang sebagai figur yang disegani.

Baca juga: https://jamlima.com/belum-jedah-1-minggu-kpk-tangkap-bupati-lampung-tengah-kini-tangkap-bupati-bekasi/

Dugaan Tindak Pidana Korupsi

Asep Guntur Rahayu menyatakan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Bekasi berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara.

“Tim KPK melakukan penangkapan pada Kamis, 18 Desember 2025, berawal dari laporan pengaduan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, tim juga mengamankan 10 orang dan membawa delapan di antaranya ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Asep, Sabtu (20/12/2025).

Tim KPK membawa delapan orang tersebut ke Gedung Merah Putih KPK, termasuk Ade Kuswara Kunang selaku Bupati Bekasi..

“Delapan pihak tersebut yakni Saudara ADK selaku Bupati Kabupaten Bekasi periode 2025 sampai dengan saat ini. Saudara HMK selaku Kepala Desa Sukadami Kecamatan Cikarang Selatan sekaligus ayah dari Bupati Saudara ADK.

“Kemudian Saudara SRJ swasta, Saudara BNI pihak swasta juga, kemudian Saudara IC pihak swasta, Saudara ASP selaku pihak lainnya, ACP pihak lainnya dan yang kedelapan adalah Saudara AKM pihak lainnya,” jelasnya.

Penyidik menduga Bupati Bekasi bersama ayahnya menerima Rp9,5 miliar dalam empat tahap melalui para perantara.

Asep menjelaskan, setelah dilantik pada akhir 2024, Ade Kuswara Kunang menjalin komunikasi dengan Sarjan selaku kontraktor.

Meski proyek belum tersedia, Ade sudah membahas rencana proyek tahun 2026 dan seterusnya serta berulang kali meminta sejumlah uang.. (*)

Example 468x60
Example 300250