- Pemprov Kalteng menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan subsidi bahan pangan hingga 30 persen.
- GPM digelar di Bundaran Besar Palangka Raya saat Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.
- Program ini menyasar lebih dari 5.600 penerima manfaat untuk menjaga daya beli dan stabilitas harga pangan.
JAMLIMA.COM, PALANGKA RAYA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyiapkan subsidi bahan pangan hingga 30 persen untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Program itu digelar melalui Gerakan Pangan Murah atau GPM di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Senin (18/5/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.
Namun, GPM tidak hanya diarahkan sebagai acara perayaan. Program tersebut juga menjadi langkah pemerintah daerah menjaga daya beli warga di tengah tekanan harga pangan.
Baca juga: Pemprov Kaltim Salurkan Bantuan 337 Jiwa Korban Kebakaran di Kutai Timur
Harga Pangan Terjangkau
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, membuka langsung kegiatan tersebut.
Ia menegaskan, peringatan Hari Jadi Kalteng harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pokok.
Menurut Agustiar, pemerintah daerah tetap memprioritaskan program yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
“Program-program yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup masyarakat akan tetap menjadi prioritas,” kata Agustiar.
Melalui subsidi tersebut, masyarakat dapat membeli sejumlah bahan pangan dengan harga lebih rendah dari harga pasar.
Komoditas yang disiapkan antara lain beras premium, beras SPHP, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, gula, telur ayam ras, daging ayam beku, sayuran, buah, ikan segar, hingga produk UMKM.
Agustiar menyebut Gerakan Pangan Murah juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menjaga pasokan dan menekan gejolak harga.
“Gerakan Pangan Murah ini juga menjadi langkah strategis menjaga stabilitas harga dan stok bahan pangan,” ujarnya.
Baca juga: Mahyeldi Buka TMMD Padang Pariaman, Jalan Tani 2 Km hingga Bantuan Rp100 Juta
Sasar Ribuan Warga
Pemprov Kalteng menargetkan lebih dari 5.600 penerima manfaat dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut.
Sasaran program meliputi masyarakat ekonomi kecil, PNS golongan I dan II, PPPK penuh waktu maupun paruh waktu, serta tenaga outsourcing.
Kehadiran GPM diharapkan membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih ringan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, Bulog, ID Food, pelaku usaha pangan, dan UMKM lokal.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan ketersediaan bahan pangan tetap terjaga dan distribusinya semakin dekat dengan masyarakat.
Pemprov Kalteng juga mendorong program pangan murah terus diperkuat sebagai bagian dari pengendalian inflasi daerah.
Melalui GPM, peringatan Hari Jadi ke-69 Kalteng tidak hanya menjadi momentum seremonial.
Kegiatan ini diarahkan menjadi bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat melalui akses pangan yang lebih murah, mudah, dan terjangkau.
Baca juga:
















