- Barcelona memantau Cesc Fabregas sebagai calon penerus Hansi Flick.
- Fabregas membawa Como ke Liga Champions untuk pertama kalinya.
- Kontrak kedua pelatih berlaku hingga Juni 2028.
- Fabregas menegaskan belum berniat meninggalkan Como.
JAMLIMA.COM, BERCELONA — Barcelona mulai memikirkan masa depan kursi pelatih. Nama Cesc Fabregas mencuat sebagai kandidat penerus Hansi Flick setelah menunjukkan prestasi bersama Como 1907.
Menurut laporan SPORT, Jumat (23/10/2026), manajemen Barcelona terus memantau perkembangan pelatih asal Spanyol tersebut.
Namun, Blaugrana belum berencana mengganti Flick. Pelatih asal Jerman itu masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2028, dengan opsi perpanjangan satu musim.
Meski demikian, Barcelona mulai mempertimbangkan sosok yang mampu menjaga identitas permainan klub setelah era Flick berakhir.
Prestasi Fabregas Bersama Como Curi Perhatian
Fabregas menjadi sorotan setelah membawa Como menembus papan atas Liga Italia.
Pada musim 2025/2026, Como finis di posisi keempat Serie A dengan 71 poin.
Mereka mencatatkan 20 kemenangan dan mencetak 65 gol.
Hasil tersebut mengantarkan Como ke Liga Champions untuk pertama kalinya.
Performa tim semakin mengesankan setelah menghajar Manchester United 4-1 pada Rabu (21/10/2026).
Nico Paz tampil sebagai bintang dengan mencetak dua gol dan memberikan satu assist.
Sementara itu, Como kembali menang 2-0 atas Sassuolo pada Sabtu (24/10/2026). Dua gol Anastasios Douvikas memastikan tiga poin bagi tim Fabregas.
Keberhasilan tersebut memperkuat reputasinya sebagai salah satu pelatih muda yang berkembang pesat di Eropa.
Filosofi Cesc Fabregas Cocok dengan Barcelona
Fabregas mengembangkan permainan berbasis penguasaan bola, umpan pendek, dan tekanan tinggi atau high pressing.
Pendekatan itu sejalan dengan filosofi sepak bola Barcelona yang menekankan penguasaan ruang dan pergerakan antarlini.
UEFA bahkan menyoroti kedisiplinan struktur permainan Como saat mengalahkan Manchester United.
“Saya menyukai cara tim bermain dengan percaya diri, berkualitas, dan agresif,” ujar Fabregas, dikutip dari analisis UEFA, Jumat (23/10/2026).
Selain kemampuan taktik, Fabregas memiliki hubungan panjang dengan Barcelona.
Ia merupakan jebolan akademi La Masia sebelum pindah ke Arsenal pada 2003.
Fabregas kemudian kembali memperkuat Barcelona sepanjang 2011–2014.
Joan Laporta Puji Cesc Fabregas
Presiden Barcelona, Joan Laporta, sebelumnya mengakui kualitas Fabregas sebagai pelatih.
Dalam wawancara dengan Corriere della Sera pada 30 September 2026, Laporta memuji perkembangan mantan gelandang Spanyol tersebut.
“Cesc melakukan pekerjaan hebat. Saya sangat menyukai mentalitasnya,” kata Laporta.
Menurutnya, Fabregas memahami filosofi Barcelona dan berhasil menerapkannya bersama Como.
Namun, Laporta menegaskan bahwa klub tetap mempercayai Hansi Flick.
“Kami senang dengan pelatih kami. Kami mencintainya dan dia memberikan kepuasan besar,” tegas Laporta.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa ketertarikan Barcelona terhadap Fabregas belum mengarah pada pergantian pelatih dalam waktu dekat.
Kontrak Berakhir 2028, Fabregas Enggan Pergi
Hansi Flick masih menjadi bagian penting proyek Barcelona.
Sejak datang pada 2024, ia telah mempersembahkan lima trofi domestik. Rinciannya dua gelar La Liga, dua Piala Super Spanyol, dan satu Copa del Rey.
Sementara itu, Fabregas juga memiliki kontrak bersama Como hingga 2028.
Menariknya, pelatih berusia 39 tahun tersebut justru menegaskan komitmennya bertahan di Italia.
“Saya tidak pernah berpikir untuk pergi,” ujar Fabregas dalam konferensi pers, Jumat (23/10/2026), sebagaimana dilaporkan Sky Sport Italia.
Karena itu, peluang kepindahannya ke Barcelona masih bergantung pada perkembangan kedua klub.
Barcelona dan Como Bertemu Januari 2027
Barcelona dijadwalkan menjamu Como pada Rabu (27/1/2027), dalam fase liga Liga Champions.
Pertandingan tersebut akan mempertemukan Fabregas dengan klub yang membesarkan namanya.
Laga itu juga menjadi kesempatan menarik untuk membandingkan pendekatan taktik Fabregas dan Flick.
Untuk sekarang, Barcelona tetap mempercayai Flick. Sementara itu, Fabregas terus membangun reputasinya bersama Como.
Belum ada pengumuman resmi mengenai penunjukan Fabregas sebagai pelatih Barcelona.
Baca juga: Barcelona Murka, Tifo Berdarah Suporter PSG Berujung Laporan ke UEFA





































