Resiko Evakuasi
Kapal-kapal yang membawa ribuan pelaut tidak dapat bergerak normal melalui Selat Hormuz. Kondisi keamanan membuat jalur pelayaran utama belum bisa berjalan seperti biasa.
Reuters menyebut risiko navigasi masih tinggi, termasuk ancaman ranjau terapung dan potensi tabrakan.
Karena itu, evakuasi tidak dilakukan secara bebas, tetapi melalui pengaturan lintasan yang ketat.
Jadwal Evakuasi
IMO mengumumkan rencana evakuasi pada 23 Juni 2026. Reuters melaporkan operasi tersebut sudah mulai berjalan setelah adanya kesepakatan terbaru antara Iran dan Amerika Serikat.
Meski demikian, belum ada batas waktu resmi kapan seluruh proses evakuasi selesai.
IMO dan otoritas terkait masih mengatur pergerakan kapal secara bertahap untuk menghindari risiko baru di perairan tersebut.
Lokasi Evakuasi
Evakuasi berlangsung di kawasan Selat Hormuz, jalur laut strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab.
Kawasan ini menjadi salah satu titik pelayaran paling penting bagi perdagangan energi dunia.
Baca juga: Jusuf Kalla Desak Pemerintah Segera Tangani Kapal Pertamina Tertahan Selat Hormuz
Badan Informasi Energi Amerika Serikat atau EIA menyebut Selat Hormuz sebagai salah satu chokepoint minyak paling penting di dunia.
















