Jalur ini cukup dalam dan lebar untuk dilalui kapal tanker minyak terbesar, tetapi gangguan di kawasan tersebut dapat berdampak besar terhadap pasokan energi global.
Tujuan Evakuasi
Evakuasi diperlukan karena ribuan pelaut sipil berada dalam situasi tidak aman.
Mereka bukan pihak yang berperang, tetapi aktivitas mereka terdampak langsung oleh konflik dan ketegangan di jalur pelayaran internasional.
Selain alasan kemanusiaan, evakuasi juga penting untuk mencegah kecelakaan laut.
Kementerian Pertahanan Oman menyatakan skema jalur pelayaran normal atau Traffic Separation Scheme belum aman.
Karena itu, dua jalur sementara di sisi utara dan selatan disiapkan untuk mendukung pergerakan kapal.
Proses Evakuasi
IMO menjalankan evakuasi dengan sistem bertahap. Kapal-kapal yang tertahan akan dihubungi satu per satu, lalu diberi jadwal hari lintasan masing-masing.
Baca juga: 7 Hari Krusial Perang Iran-AS: Damai Hampir Final, Hormuz Jadi Penentu
Pola ini menjadi pilihan agar pergerakan kapal tetap terkendali. Jika semua kapal bergerak bersamaan, risiko tabrakan dan gangguan navigasi dapat meningkat.
Karena itu, IMO, Oman, Iran, Amerika Serikat, negara pesisir, dan industri maritim harus menjaga koordinasi selama proses berlangsung.
Dampak Pelayaran Global
Evakuasi pelaut Selat Hormuz menjadi perhatian dunia karena kawasan ini berperan besar dalam perdagangan energi.
Setiap gangguan di Selat Hormuz dapat memengaruhi biaya logistik, asuransi kapal, harga minyak, dan pasokan energi internasional.
















