Scroll untuk baca artikel
NasionalSehat

Dari 108 Kg ke 76 Kg, Kisah Fadli Zon Menata Pola Hidup demi Kesehatan

×

Dari 108 Kg ke 76 Kg, Kisah Fadli Zon Menata Pola Hidup demi Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Perubahan penampilan Fadli Zon sebelum dan setelah turun berat badan 32 kilogram
TURUN BERAT BADAN - Before–after Fadli Zon yang menggambarkan perubahan penampilan dari berbadan lebih besar hingga lebih ramping. Fadli Zon pernah mengungkap berat badannya turun sekitar 32 kilogram, dari kurang lebih 108 kilogram menjadi 76 kilogram, melalui pengaturan porsi makan dan kebiasaan berjalan kaki. (foto/ilustrasi jamlima.com)

  • Fadli Zon mengaku berat badannya turun sekitar 32 kilogram.
  • Bobotnya berubah dari sekitar 108 kilogram menjadi 76 kilogram.
  • Ia rutin berjalan kaki dan mengatur porsi makan.
  • Kisah penurunan berat badan ini diungkap pada 2023, bukan klaim terbaru pada 2026.

JAMLIMA.COM, JAKARTA — Fadli Zon pernah mencuri perhatian publik setelah tampil jauh lebih ramping.

Politikus yang kini menjabat Menteri Kebudayaan itu mengungkap, dirinya berhasil menurunkan berat badan sekitar 32 kilogram, melalui perubahan pola makan dan kebiasaan aktif berjalan kaki.

Perubahan tersebut ia sampaikan pada Juni 2023.

Saat itu, berat badannya disebut turun dari sekitar 108–108,5 kilogram menjadi 76 kilogram.

Fadli menegaskan program itu ia jalankan dengan tujuan utama menjaga kesehatan, bukan demi penampilan semata.

Jalan kaki dan porsi makan lebih terukur

Fadli Zon menyebut jalan kaki sebagai salah satu kebiasaan yang ia jalankan secara rutin.

Aktivitas sederhana itu membantunya membangun pola hidup yang lebih aktif.

“Selama ini kan saya jalan terus, alhamdulillah jauh lebih sehat,” kata Fadli Zon, pada 26 Juni 2023 lalu.

Selain aktif bergerak, ia mulai mengubah pola makan.

Fadli mengakui sebelumnya cenderung makan dalam porsi lebih banyak.

Setelah menjalani perubahan, ia memilih mengurangi porsi nasi, gorengan, dan makanan tinggi gula.

“Kalau sekarang ya lebih memilih-milih juga ada satu kesempatan untuk memilih makanan yang lebih sehat,” ujarnya.

Ia masih mengonsumsi beberapa makanan yang sebelumnya biasa ia makan.

Namun, dalam jumlah yang jauh lebih sedikit. Pendekatan tersebut membuat perubahan berat badannya berlangsung melalui penataan kebiasaan sehari-hari.

Alasan Fadli Zon menjalani diet

Fadli Zon menegaskan bahwa ia sengaja menurunkan berat badan demi menjaga kebugaran tubuh.

Ia mengaku tubuhnya terasa lebih ringan setelah bobotnya turun.

“Yang paling penting untuk kesehatan sih, bukan untuk yang lain-lain,” katanya.

Kisah ini menjadi contoh bahwa perubahan berat badan tidak selalu harus bertumpu pada pola diet ekstrem.

Namun, kebutuhan setiap orang berbeda. Penurunan berat badan ideal perlu mempertimbangkan kondisi kesehatan, usia, aktivitas, penyakit penyerta, dan target yang realistis.

Ahli gizi umumnya menyarankan penurunan berat badan dilakukan bertahap dan konsisten.

Masyarakat yang memiliki obesitas, diabetes, hipertensi, gangguan ginjal, atau sedang mengonsumsi obat rutin sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Selain itu, bisa berkonsultasi ke ahli gizi sebelum menjalankan program penurunan berat badan.

Profil singkat Fadli Zon

Fadli Zon lahir di Jakarta pada 1 Juni 1971.

Ia dikenal sebagai politikus Partai Gerindra, penulis, serta tokoh yang lama berkecimpung dalam dunia parlemen dan kebudayaan.

Selanjutnya, Ia menempuh pendidikan Sarjana Sastra Rusia di Universitas Indonesia.

Kemudian, meraih gelar Master of Science bidang Development Studies dari London School of Economics and Political Science, Inggris.

Fadli Zon kemudian menyelesaikan program doktoral dalam bidang Sejarah Pemikiran Ekonomi di Universitas Indonesia.

Dalam perjalanan politik, ia pernah menjadi anggota DPR RI dan Wakil Ketua DPR RI periode 2014–2019.

Ia juga memimpin Badan Kerja Sama Antar Parlemen DPR RI pada periode 2019–2024.

Sejak 21 Oktober 2024, Fadli Zon menjabat Menteri Kebudayaan Republik Indonesia dalam Kabinet Merah Putih.

Kementerian Kebudayaan masih mencatat aktivitasnya sebagai Menteri Kebudayaan hingga 2026.