- Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menempati peringkat dua dunia BWF dengan 94.453 poin per Selasa, (25/8/2026).
- Kim Won-ho/Seo Seung-jae masih memimpin ranking ganda putra dunia dengan 115.899 poin.
- Liang Wei Keng/Wang Chang berada di posisi ketiga dengan 94.089 poin atau hanya terpaut 364 poin dari Fajar/Fikri.
- Fajar/Fikri tetap berada di posisi kedua meski langkah mereka terhenti pada perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026.
JAMLIMA.COM, JAKARTA – Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tetap bertahan di peringkat dua dunia ganda putra.
Federasi Bulu Tangkis Dunia atau BWF memperbarui daftar peringkat pada Selasa, 25 Agustus 2026.
Fajar/Fikri kini mengoleksi 94.453 poin.
Pasangan Indonesia itu berada tepat di bawah Kim Won-ho/Seo Seung-jae dari Korea Selatan.
Kim/Seo masih memimpin ranking dunia dengan 115.899 poin.
Namun, persaingan di papan atas semakin ketat.
Liang Wei Keng/Wang Chang dari China naik menekan dari posisi ketiga.
Liang/Wang kini mengoleksi 94.089 poin setelah menjuarai Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India.
Artinya, Fajar/Fikri hanya unggul 364 poin dari pasangan China tersebut.
Posisi Fajar/Fikri Mulai Ditekan Liang/Wang
Fajar/Fikri masih menjadi ganda putra Indonesia dengan posisi terbaik di jajaran elite dunia.
Namun, posisi kedua kini belum sepenuhnya aman.
Liang/Wang mendekat setelah tampil sebagai juara dunia di New Delhi.
Pasangan China tersebut memiliki 94.089 poin.
Mereka hanya tertinggal 364 poin dari Fajar/Fikri.
Sementara itu, Fajar/Fikri masih tertinggal 21.446 poin dari Kim/Seo yang menguasai peringkat pertama.
Situasi ini membuat persaingan pada turnamen berikutnya semakin penting.
Setiap hasil pertandingan dapat memengaruhi posisi tiga besar dunia.
Terhenti di Perempat Final, Tetap Nomor Dua
Fajar/Fikri gagal membawa pulang medali dari Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Langkah mereka berhenti pada babak perempat final di New Delhi, Jumat, (21/8).
Pasangan unggulan kedua itu kalah dari Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan asal Taiwan.
Fajar/Fikri menyerah dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 16-21.
Meski demikian, hasil tersebut belum menggusur mereka dari peringkat kedua dunia.
Fajar mengakui lawan tampil lebih solid dalam laga tersebut.
“Kami sudah mencoba, tetapi mereka memang tampil lebih baik,” kata Fajar dalam keterangan PBSI.
Fajar juga menilai kondisi lapangan memengaruhi pola permainan.
Ia sempat kesulitan menyesuaikan arah pukulan dengan hembusan angin di arena.
Lee/Yang kemudian memanfaatkan kondisi tersebut.
Pasangan Taiwan menjaga tempo dan terus menekan pertahanan Fajar/Fikri.
Kekalahan Sebagai Evaluasi
Fikri juga menilai pertandingan di New Delhi memberikan banyak bahan evaluasi.
Kecepatan membaca pola lawan menjadi salah satu aspek penting.
Adaptasi terhadap kondisi lapangan juga harus berlangsung sejak awal pertandingan.
“Siapa pun lawannya, kami harus selalu siap dan harus cepat beradaptasi,” ujar Fikri.
Evaluasi tersebut menjadi penting karena persaingan ganda putra dunia semakin rapat.
Fajar/Fikri tidak hanya mengejar Kim/Seo di puncak.
Mereka juga harus menjaga jarak dari Liang/Wang yang kini berada tepat di belakang.
Mendekat Setelah Jadi Juara Dunia
Perubahan besar terjadi setelah Kejuaraan Dunia BWF 2026 berakhir pada Minggu, (23/8)
Liang Wei Keng/Wang Chang keluar sebagai juara.
Tambahan hasil tersebut membawa pasangan China mendekati Fajar/Fikri dalam peringkat dunia.
Sementara itu, Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari Malaysia berada di posisi keempat.
Runner-up Kejuaraan Dunia 2026 itu mengoleksi 88.884 poin.
Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dari India menempati posisi kelima dengan 81.831 poin.
Dua Pasangan di Tujuh Besar
Indonesia tidak hanya mengandalkan Fajar/Fikri.
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani juga berada di jajaran elite.
Sabar/Reza menempati peringkat ketujuh dunia dengan 71.746 poin.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berada di posisi ke-12.
Selanjutnya, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana berada di urutan ke-25.
Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat menempati peringkat ke-27.
10 Besar Ranking Ganda Putra BWF per 25 Agustus 2026
- Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan) – 115.899 poin
- Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (Indonesia) – 94.453 poin
- Liang Wei Keng/Wang Chang (China) – 94.089 poin
- Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) – 88.884 poin
- Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India) – 81.831 poin
- Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia) – 77.067 poin
- Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (Indonesia) – 71.746 poin
- Ben Lane/Sean Vendy (Inggris) – 70.651 poin
- Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang) – 69.290 poin
- Chen Bo Yang/Liu Yi (China) – 65.165 poin.
Peringkat terbaru tersebut menunjukkan persaingan ganda putra dunia semakin terbuka.
Fajar/Fikri masih memegang posisi kedua.
Namun, margin 364 poin atas Liang/Wang membuat setiap turnamen berikutnya memiliki bobot besar.
Konsistensi menjadi kunci jika Fajar/Fikri ingin mempertahankan posisi dua dunia, sekaligus memangkas jarak dengan Kim/Seo di puncak ranking.
















