- Xiaomi akan meluncurkan tiga SUV extended-range terbaru, yakni SkyNomad N70 Pro, N70 Max, dan N90 Max pada Senin (7/9/2026).
- SkyNomad N90 Max diklaim memiliki jarak tempuh gabungan hingga 1.705 kilometer berdasarkan siklus pengujian CLTC.
- Xiaomi mulai meninggalkan strategi mobil listrik murni sebagai satu-satunya pilihan dengan menghadirkan teknologi EREV berbasis mesin bensin 1.5 turbo sebagai range extender.
- Xiaomi juga menyiapkan ekspansi otomotif ke Eropa pada 2027 dan telah menggandeng delapan grup dealer di Jerman.
JAMLIMA.COM, BEIJING – Xiaomi semakin agresif membangun bisnis otomotif setelah sukses membawa nama perusahaan teknologi itu ke pasar mobil melalui SU7 dan YU7.
Gebrakan terbaru datang dari keluarga SUV Xiaomi SkyNomad atau Pengcheng.
Xiaomi dijadwalkan meluncurkan tiga model sekaligus pada Senin (7/9/2026) pukul 19.00 waktu Beijing.
Ketiga mobil tersebut adalah Xiaomi SkyNomad N70 Pro, N70 Max, dan N90 Max.
Peluncuran menjadi penting karena SkyNomad merupakan keluarga kendaraan extended-range electric vehicle atau EREV pertama Xiaomi.
Selama ini, Xiaomi mengandalkan kendaraan listrik baterai atau battery electric vehicle melalui SU7 dan YU7.
Dengan SkyNomad, perusahaan mulai bermain di pasar kendaraan elektrifikasi yang menggunakan baterai besar sekaligus mesin bensin sebagai pembangkit listrik.
Berbeda dengan SU7 dan YU7
Teknologi SkyNomad berbeda dibandingkan SU7 dan YU7 yang merupakan mobil listrik murni.
Pada sistem EREV, roda pada prinsipnya digerakkan oleh motor listrik.
Sementara itu, mesin bensin berfungsi sebagai range extender atau pembangkit listrik.
Hal ini untuk membantu mempertahankan pasokan energi ketika daya baterai menurun.
Xiaomi menggunakan mesin 1.5 liter turbo pada sistem Kunlun HyperRange.
Strategi tersebut memungkinkan Xiaomi menawarkan jarak perjalanan jauh.
Namun, tanpa sepenuhnya bergantung pada stasiun pengisian baterai.
Langkah ini sekaligus membuka pasar baru bagi Xiaomi.
Perusahaan kini tidak hanya membidik konsumen yang menginginkan mobil listrik berperforma tinggi.
Akan tetapi juga keluarga yang membutuhkan kendaraan besar untuk perjalanan jarak jauh.
Reuters mencatat SkyNomad memang dirancang Xiaomi sebagai SUV keluarga dengan ruang kabin besar dan konfigurasi interior yang fleksibel.
N90 Max Tawarkan Jarak Tempuh Gabungan 1.705 Kilometer
Varian tertinggi, Xiaomi SkyNomad N90 Max, menjadi model yang paling menarik perhatian.
SUV tujuh tempat duduk tersebut membawa baterai berkapasitas hingga 76 kWh.
Xiaomi mengklaim N90 Max mampu menempuh hingga 464 kilometer.
Itupun hanya menggunakan tenaga baterai saja berdasarkan standar CLTC.
Ketika baterai dan bahan bakar digunakan bersama sistem range extender, jarak tempuh gabungannya diklaim mencapai 1.705 kilometer.
Sementara itu, SkyNomad N70 Max menawarkan jarak tempuh listrik hingga 505 kilometer.
Jarak perjalanan gabungannya mencapai sekitar 1.461 kilometer berdasarkan CLTC.
Namun, angka tersebut perlu dibaca secara proporsional.
CLTC atau China Light-Duty Vehicle Test Cycle merupakan metode pengujian kendaraan yang digunakan di China.
Jarak tempuh yang diperoleh dalam kondisi penggunaan sebenarnya dapat berbeda.
Kecepatan kendaraan, kondisi jalan, suhu, penggunaan pendingin udara, beban penumpang, serta gaya berkendara ikut memengaruhi konsumsi energi.
Dengan demikian, angka 1.705 kilometer bukan berarti kendaraan tersebut akan selalu mencapai jarak yang sama dalam penggunaan harian.
Mesin Bensin Bukan Penggerak Utama
SkyNomad menjadi menarik karena kehadiran mesin bensin tidak membuatnya bekerja seperti mobil konvensional biasa.
Xiaomi memasang mesin turbo 1.5 liter untuk mendukung sistem penambah jarak.
Pada konsep EREV, sumber tenaga utama untuk menggerakkan kendaraan tetap berasal dari motor listrik.
N90 Max menggunakan dua motor listrik dengan sistem penggerak semua roda.
Tenaga maksimumnya mencapai sekitar 310 kW atau setara 416 hp.
Model tersebut mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 kilometer per jam sekitar 5,9 detik.
Xiaomi juga mengklaim konsumsi bahan bakar saat baterai berada dalam kondisi rendah dapat mencapai sekitar 6,26 liter per 100 kilometer.
Xiaomi Masuk Pasar SUV Keluarga Besar
SkyNomad juga menunjukkan perubahan strategi desain Xiaomi.
SU7 dibangun dengan karakter sedan sporty.
Sementara YU7 membawa pendekatan SUV dengan performa tinggi.
Namun, SkyNomad diarahkan lebih kuat menjadi kendaraan keluarga.
N70 Max menggunakan konfigurasi lima tempat duduk.
Adapun N90 Max menawarkan konfigurasi 2+2+3 dengan tujuh tempat duduk.
N90 Max memiliki panjang sekitar 5.285 milimeter, lebar 1.998 milimeter, dan tinggi 1.825 milimeter.
Jarak sumbu rodanya mencapai 3.080 milimeter.
Ukuran tersebut menempatkannya dalam kategori SUV berukuran besar.
Xiaomi bahkan merancang lantai kabin agar relatif rata serta memasang rel kursi panjang.
Susunan kursi dapat diubah untuk menciptakan sejumlah konfigurasi ruang.
Kabinnya dapat digunakan untuk posisi duduk saling berhadapan, ruang bekerja, hingga area menyerupai tempat tidur ketika kursi dilipat.
N70 Pro Jadi Kejutan Baru
Ketika teknologi SkyNomad diperkenalkan pada 30 Juli 2026, Xiaomi awalnya lebih banyak mengungkap N70 Max dan N90 Max.
Namun, menjelang peluncuran resmi, perusahaan memastikan satu varian tambahan.
Model tersebut adalah SkyNomad N70 Pro.
Dengan demikian, tiga kendaraan akan tampil pada acara Xiaomi 7 September.
Xiaomi belum mengumumkan secara lengkap harga serta seluruh spesifikasi N70 Pro menjelang peluncuran.
Sementara itu, harga prapenjualan untuk dua varian lainnya sudah dibuka.
SkyNomad N70 Max dipatok mulai 259.900 yuan, sedangkan N90 Max berada di level 299.900 yuan.
Harga resmi setelah peluncuran masih menjadi salah satu hal yang ditunggu.
LiDAR hingga NVIDIA Thor Jadi Standar
Xiaomi tidak hanya mengandalkan jarak tempuh panjang.
Perusahaan juga membawa teknologi bantuan mengemudi ke seluruh lini baru tersebut.
Berdasarkan informasi prapeluncuran Xiaomi, N70 Pro, N70 Max, dan N90 Max akan menggunakan suspensi depan double wishbone serta suspensi belakang independen multi-link.
Ketiganya juga dibekali sistem pengendalian stabilitas untuk membantu kendaraan saat mengalami pecah ban pada kecepatan tinggi.
Di sektor bantuan pengemudi, Xiaomi memasang LiDAR dan chip NVIDIA Thor sebagai perangkat standar.
Struktur bodi menggunakan baja berkekuatan hingga 2.200 MPa, perlindungan menyerupai roll cage, serta cincin pintu yang dibuat melalui proses pembentukan panas terintegrasi.
Langkah tersebut menunjukkan Xiaomi berusaha menjadikan teknologi keselamatan sebagai salah satu nilai jual utama SkyNomad.
Penjualan Mobil Xiaomi Tumbuh Cepat
Ekspansi produk tersebut berlangsung ketika bisnis kendaraan Xiaomi tumbuh pesat.
Dalam laporan keuangan kuartal II 2026, Xiaomi mencatat pengiriman 104.199 kendaraan.
Jumlah tersebut meningkat 28,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pendapatan dari bisnis smart EV pada kuartal tersebut mencapai sekitar 23,9 miliar yuan.
Sementara keseluruhan segmen Smart EV, AI dan bisnis baru lainnya menghasilkan pendapatan sekitar 24,9 miliar yuan.
Namun, segmen tersebut masih mencatat kerugian operasional sekitar 2,6 miliar yuan pada kuartal II 2026.
Angka kerugian itu tidak dapat dianggap sepenuhnya berasal dari bisnis mobil.
Karena Xiaomi menggabungkan smart EV, AI, dan sejumlah bisnis baru lainnya dalam satu segmen pelaporan.
Pada Agustus 2026, Xiaomi kembali mengatakan pengiriman kendaraannya telah melampaui 30.000 unit dalam sebulan.
Agustus menjadi bulan kelima berturut-turut Xiaomi menggunakan capaian pengiriman lebih dari 30.000 unit.
SU7 Tembus 500 Ribu Unit
SU7 tetap menjadi fondasi penting bisnis otomotif Xiaomi.
Hingga 17 Agustus 2026, total pengiriman keluarga Xiaomi SU7 telah melampaui 500.000 kendaraan sejak model itu diluncurkan.
Xiaomi juga menyebut SU7 menjadi sedan listrik murni terlaris di China untuk kategori harga di atas 200.000 yuan selama semester pertama 2026.
Capaian tersebut memperlihatkan kecepatan Xiaomi membangun posisi di industri otomotif.
Perusahaan baru memulai pengiriman kendaraan pertamanya pada Maret 2024.
Namun, menjelang September 2026, Xiaomi menyebut total pengiriman seluruh mobilnya di China telah melampaui 700.000 unit.
Target 550 Ribu Mobil Tahun 2026
Pendiri dan CEO Xiaomi, Lei Jun, sebelumnya menetapkan target pengiriman 550.000 kendaraan sepanjang 2026.
Target tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan sekitar 410.000 kendaraan yang dikirim Xiaomi sepanjang 2025.
SkyNomad karena itu memiliki posisi strategis.
Keluarga SUV baru tersebut diharapkan memperluas basis konsumen Xiaomi pada paruh kedua 2026.
Pasalnya, SkyNomad tidak secara langsung menggantikan SU7 maupun YU7.
Model tersebut justru membuka segmen konsumen baru yang menginginkan SUV besar, kabin fleksibel, tujuh tempat duduk, serta jarak perjalanan panjang.
Xiaomi Siap Serang ke Eropa 2027
Gebrakan Xiaomi tidak berhenti di China.
Perusahaan mulai mempersiapkan ekspansi bisnis otomotif ke Eropa pada 2027.
Pada ajang IFA Berlin 2026, Xiaomi menandatangani nota kesepahaman dengan delapan grup dealer otomotif di Jerman.
Mitra tersebut mencakup Ernst Dello, Autohaus Dinnebier, Emil Frey Germany, Fett & Wirtz, Hahn Automobile, LUEG Mobility, Penske-Jacobs Innovation, dan SPT Avior.
Jerman akan menjadi salah satu titik awal pembangunan jaringan penjualan dan layanan Xiaomi Auto di Eropa.
Namun, Xiaomi belum mengumumkan model pertama yang akan dijual, harga kendaraan, maupun jadwal pengiriman secara terperinci.
Dari Smartphone Menuju Ekosistem Mobil
Masuknya Xiaomi ke industri otomotif berbeda dibandingkan produsen mobil tradisional.
Perusahaan memiliki basis bisnis besar di smartphone, perangkat rumah pintar, wearable, hingga Internet of Things.
Karena itu, mobil ditempatkan sebagai bagian dari konsep ekosistem Human × Car × Home.
Strategi tersebut menghubungkan kendaraan dengan smartphone serta perangkat pintar lain milik pengguna.
Dengan pendekatan ini, Xiaomi tidak hanya berusaha menjual mobil.
Perusahaan ingin menjadikan kendaraan sebagai salah satu perangkat utama dalam ekosistem digitalnya.
Ekspansi tersebut semakin terlihat ketika Xiaomi menampilkan SU7 dan YU7 bersama berbagai produk ekosistem pintarnya dalam momentum IFA Berlin 2026.
Pertaruhan Besar Xiaomi di Industri Otomotif
Peluncuran SkyNomad menjadi salah satu langkah paling penting Xiaomi sejak perusahaan masuk ke industri mobil.
Xiaomi kini memiliki sedan listrik, SUV listrik berperforma tinggi, serta SUV extended-range untuk keluarga.
Strategi produk itu membuat Xiaomi tidak lagi bergantung pada satu jenis kendaraan maupun satu teknologi penggerak.
Namun, persaingan otomotif China juga sangat ketat.
Produsen harus berhadapan dengan perang harga dan perkembangan teknologi yang cepat.
Di sisi lain konsumen yang semakin sensitif terhadap fitur, jarak tempuh dan harga.
Karena itu, kemampuan Xiaomi mengubah popularitas merek menjadi penjualan kendaraan secara berkelanjutan akan menjadi ujian berikutnya.
Peluncuran resmi SkyNomad N70 Pro, N70 Max dan N90 Max pada Senin (7/9/2026) akan memberi gambaran lebih jelas mengenai strategi tersebut.
Harga final, konfigurasi lengkap setiap varian, serta jadwal pengiriman akan menjadi bagian penting.
Hal ini untuk melihat seberapa jauh Xiaomi mampu mengubah gebrakan teknologinya menjadi kekuatan baru di industri otomotif dunia.
















