- Wuyang-Honda meluncurkan UQ3 di China pada akhir Juli 2026, dengan gaya retro yang menyasar kebutuhan komuter.
- Motor 2.200 watt ditemani baterai timbal-asam 72 volt 23 ampere-jam. Klaim jarak tempuhnya mencapai 68–70 kilometer berdasarkan siklus WMTC.
- Harga peluncuran mulai 3.999 yuan. Daftar model 2026 juga menampilkan angka 4.899 yuan atau setara sekitar Rp12,98 juta.
- Jangan salah membaca harga. UQ3 belum dijual resmi oleh PT Astra Honda Motor dan angka tersebut bukan harga on-the-road Indonesia.
JAMLIMA.COM.OTOMOTIF – Pasar motor listrik kembali kedatangan pemain baru. Wuyang-Honda resmi melepas Honda UQ3 di China pada Senin, 20 Juli 2026.
Motor listrik ini tampil dengan lampu bulat bergaya retro, bodi sederhana, bagasi lega, dan sederet fitur pintar untuk menemani aktivitas harian.
Banderolnya langsung mengundang perhatian. Materi peluncuran menyebut harga mulai 3.999 yuan.
Sementara itu, daftar model UQ3 tahun 2026 menampilkan harga 4.899 yuan untuk versi EV dan EM.
Jika memakai kurs tengah Agustus 2026 sekitar Rp2.650 per yuan, harga 4.899 yuan setara kurang lebih Rp12,98 juta.
Adapun harga awal 3.999 yuan setara sekitar Rp10,60 juta.
Beberapa laporan lain menyebut angka 4.999 yuan atau sekitar Rp13,25 juta.
Angka itu hanya hasil konversi harga China, bukan harga resmi maupun harga on-the-road Indonesia.
Eksistensi Honda UQ3
Katalog resmi Wuyang-Honda kini juga sudah menempatkan UQ3 dalam jajaran motor listriknya.
Soal tampilan, Wuyang-Honda menyebut UQ3 memakai proses pengecatan tiga lapis.
Pabrikan mengklaim metode tersebut menghasilkan permukaan lebih mulus, sekaligus membuat cat lebih tahan terhadap goresan dan paparan sinar matahari.
Masuk ke sektor penggerak, UQ3 mengandalkan motor listrik berdaya puncak 2.200 watt.
Versi EV mampu melaju hingga 53 kilometer per jam dengan klaim jarak tempuh 68 kilometer berdasarkan siklus WMTC.
Untuk Versi EV dan EM sama-sama memakai baterai timbal-asam 72 volt 23 ampere-jam.
Sedangkan Versi EM memiliki karakter sedikit lebih santai.
Kecepatan puncaknya 48 kilometer per jam, tetapi klaim jarak tempuhnya naik tipis menjadi 70 kilometer.
Perlu dicatat, seluruh angka tersebut masih berupa klaim pabrikan dan belum berasal dari tes jalan independen di Indonesia.
Wuyang-Honda juga menjagokan bagasi 30 liter yang diklaim cukup untuk menampung helm full-face plus beberapa barang kecil.
Sementara itu, Battery Management System atau BMS bertugas mengawasi proses pengisian dan pemakaian daya baterai.
Spesifikasi utama Honda UQ3
| Komponen | Data yang diumumkan |
|---|---|
| Produsen | Wuyang-Honda Motors (Guangzhou) |
| Pasar peluncuran | China |
| Tanggal peluncuran | 20 Juli 2026 |
| Varian | EV dan EM |
| Motor | Penggerak langsung roda belakang |
| Daya puncak | 2.200 watt |
| Baterai | Timbal-asam 72 volt 23 ampere-jam |
| Energi nominal | Sekitar 1,66 kWh |
| Kecepatan maksimum | EV 53 km/jam; EM 48 km/jam |
| Jarak tempuh WMTC | EV 68 km; EM 70 km |
| Dimensi | 1.840 × 718 × 1.090 mm |
| Jarak sumbu roda | 1.325 mm |
| Panel instrumen | LCD 5,5 inci |
| Pencahayaan | LED dengan lensa |
| Bagasi bawah jok | 30 liter |
| Pijakan kaki | 400 × 400 mm |
| Panjang jok | 670 mm |
| Akses kendaraan | NFC, Bluetooth, dan aplikasi |
| Fitur pintar | Pelacakan, pencarian kendaraan, riwayat perjalanan, mode berkendara, bantuan dorong, dan cruise control |
| Pilihan warna | Silver, hijau avokad, putih kopi susu, hitam, dan putih mutiara |
Sayangnya, data pabrikan belum mengungkap:
- bobot siap jalan
- waktu pengisian
- daya charger
- tingkat ketahanan air
- detail rem setiap varian
- masa garansi
- biaya penggantian baterai.
Jadi, spesifikasi akhir dan ketentuan pembelian tetap perlu dikonfirmasi kepada dealer.
Desain retro dengan ruang angkut besar
UQ3 tidak ikut-ikutan memakai desain futuristis yang serba tajam.
Wuyang-Honda justru memilih lampu bulat, lekukan bodi halus, dan garis desain bersih.
Hasilnya terlihat klasik, tetapi tidak ketinggalan zaman.
Nuansa modern muncul lewat panel LCD 5,5 inci dan lampu LED berlensa.
Pilihan warnanya juga cukup beragam, mulai dari silver, hijau avokad, putih kopi susu, hitam, hingga putih mutiara.
Urusan kepraktisan menjadi salah satu modal utama UQ3.
Dek rata berukuran 400 × 400 milimeter memberikan ruang kaki yang cukup lega sekaligus bisa dipakai membawa barang.
Jok sepanjang 670 milimeter tersedia untuk pengendara dan penumpang.
Sementara itu, kompartemen depan menambah tempat penyimpanan barang kecil.
Secara keseluruhan, bodinya memiliki panjang 1.840 milimeter, lebar 718 milimeter, dan tinggi 1.090 milimeter. Jarak sumbu roda mencapai 1.325 milimeter.
Dimensinya masih masuk akal untuk selap-selip di jalan perkotaan tanpa terlihat terlalu mungil.
Daya Tarik Fitur pintar
Untuk motor listrik di kelas harga terjangkau, paket fitur Honda UQ3 terbilang ramai.
Pengguna bisa membuka kunci melalui NFC, Bluetooth, atau aplikasi ponsel.
Aplikasi tersebut juga menyediakan informasi posisi kendaraan, pencarian motor di area parkir, dan riwayat perjalanan.
Masih ada pilihan mode berkendara, bantuan ketika mendorong motor, serta cruise control.
Fitur terakhir dapat membantu menjaga kecepatan tetap stabil ketika kondisi jalan memungkinkan.
Meski begitu, fitur aplikasi dan pelacakan kemungkinan terikat dengan jaringan serta layanan digital di China.
Jika unit masuk melalui importir umum, belum tentu semua fungsi pintarnya bisa langsung bekerja di Indonesia.
Kelebihan Honda UQ3
1. Banderolnya cukup bersahabat
Harga mulai 3.999 yuan menjadi daya tarik pertama Honda UQ3.
Bahkan pada angka 4.899 yuan, pembeli tetap mendapatkan bagasi besar, konektivitas, dan desain retro yang punya karakter.
2. Bagasinya benar-benar berguna
Bagasi 30 liter bukan sekadar angka pemanis.
Jika dipadukan dengan dek rata dan kompartemen depan, ruang tersebut cocok untuk membawa perlengkapan kerja, belanjaan, atau barang bawaan harian.
3. Fitur pintarnya tidak pelit
NFC, Bluetooth, aplikasi, pelacakan lokasi, serta pencarian kendaraan membuat UQ3 terasa lebih modern daripada motor komuter biasa.
4. Setelan performanya cocok untuk kota
Kecepatan maksimum 48–53 kilometer per jam memang bukan untuk kebut-kebutan.
Namun, angkanya cukup untuk rute rumah–kantor, belanja, atau aktivitas pendek di dalam kota.
Klaim jarak tempuh 68–70 kilometer juga terlihat memadai untuk pola penggunaan tersebut.
5. Baterai konvensional menekan harga jual
Baterai timbal-asam memang bukan teknologi terbaru, tetapi harganya relatif murah.
Teknologi baterai ini juga memiliki rekam penggunaan yang panjang, relatif andal, dan mudah didaur ulang.
Kekurangan Honda UQ3
1. Baterai timbal-asam menjadi kompromi terbesar
Inilah catatan paling besar pada Honda UQ3.
Dibandingkan baterai lithium-ion, baterai timbal-asam umumnya lebih berat dan memiliki kepadatan energi lebih rendah
Selain itu jenis baterai ini memiliki umur kalender dan siklus yang lebih pendek.
Pemilik nantinya perlu memperhitungkan usia pakai dan biaya penggantian baterai.
2. Jarak tempuh di jalan belum tentu sama
Angka 68–70 kilometer berasal dari pengujian WMTC.
Saat dipakai sehari-hari, hasilnya bisa turun akibat bobot pengendara, penumpang, tanjakan, kemacetan, tekanan ban, gaya membuka gas, cuaca, dan kondisi baterai.
3. Tenaganya fokus untuk komuter
Top speed 53 kilometer per jam sudah cukup untuk perkotaan.
Namun, UQ3 jelas bukan pilihan ideal untuk perjalanan antarkota atau ruas jalan yang menuntut kecepatan lebih tinggi.
4. Data teknisnya belum sepenuhnya terbuka
Wuyang-Honda belum membuka seluruh informasi penting, termasuk bobot kendaraan, durasi pengecasan, daya charger, detail pengereman, ketahanan air, dan masa garansi.
Tanpa data tersebut, biaya kepemilikan Honda UQ3 belum bisa dihitung secara utuh.
5. Belum nongol di dealer resmi Indonesia
Hingga Kamis, 13 Agustus 2026, PT Astra Honda Motor belum mengumumkan penjualan Honda UQ3.
Jajaran motor listrik resmi AHM masih mencakup Honda ICON e, EM1 e, dan CUV e.
Artinya, belum ada kepastian soal homologasi, STNK, suku cadang, garansi baterai, layanan aplikasi, dan harga lokal.
Jika suatu saat importir umum membawanya masuk, pajak dan biaya distribusi juga bisa membuat banderolnya melonjak jauh dari sekadar hasil konversi yuan.
Kilas kehadiran motor listrik Wuyang-Honda
Nama Wuyang-Honda mungkin belum terlalu akrab bagi konsumen Indonesia.
Namun, perusahaan ini bukan importir atau merek tempelan.
Wuyang-Honda merupakan usaha patungan Honda dengan mitra China yang berdiri sejak 1992.
Catatan resmi Honda menyebutnya sebagai perusahaan patungan pertama Honda bersama mitra China.
Jejak elektrifikasinya juga bukan baru kemarin.
Honda China mencatat Wuyang-Honda mulai mengembangkan kendaraan listrik melalui merek Jingyuan pada 2014.
Perusahaan kemudian menyegarkan New U-GO pada 2023 dengan motor lebih bertenaga, jarak tempuh WMTC 63 kilometer, aplikasi, dan koneksi 4G.
Pada Januari 2023, Honda memperkenalkan merek kendaraan listrik roda dua Honda e: di China bersama Cub e:, Dax e:, dan ZOOMER e:.
Honda China menyebut langkah itu sebagai bagian dari percepatan elektrifikasi kendaraan roda dua dan target netralitas karbon.
Pada 20 Juli 2026, Wuyang-Honda memperkenalkan UQ3 bersama E-VO melalui peluncuran daring.
Keduanya mengambil jalur berbeda. UQ3 bermain sebagai motor komuter ramah kantong,.
Sedangkan E-VO mengejar performa dengan harga mulai 29.999 yuan.
Kehadiran dua model tersebut menunjukkan strategi yang cukup jelas.
Wuyang-Honda tidak hanya memburu kelas premium, tetapi juga menyiapkan motor listrik sederhana untuk pemakaian harian.
Hanya saja, UQ3 harus berdamai dengan teknologi baterai timbal-asam demi menjaga harganya tetap rendah.
Apakah Honda UQ3 layak ditunggu di Indonesia?
Di atas kertas, Honda UQ3 punya paket yang menarik.
Tampang retro, bagasi 30 liter, motor 2.200 watt, dan fitur pintar hadir dalam satu motor dengan harga relatif murah di China.
Untuk kebutuhan komuter pendek, racikannya terlihat pas.
Namun, baterai timbal-asam menjadi kompromi yang tidak bisa diabaikan.
Selain lebih berat, usia pakainya juga umumnya kalah dari baterai lithium-ion.
Konsumen Indonesia juga jangan menjadikan angka Rp12,9 juta sebagai patokan.
UQ3 belum dijual resmi oleh AHM sehingga spesifikasi lokal, homologasi, garansi, dukungan aplikasi, dan harga akhirnya masih belum diketahui.
Kesimpulannya, Honda UQ3 menarik sebagai motor listrik santai untuk dalam kota.
Akan tetapi, calon pembeli di Indonesia tetap perlu menunggu keputusan resmi PT Astra Honda Motor sebelum berbicara soal harga dan kelayakan pembelian.
Tanya jawab singkat
Apakah harga Honda UQ3 di Indonesia Rp12,9 juta?
Tidak. Rp12,9 juta hanyalah konversi dari daftar harga 4.899 yuan di China berdasarkan kurs 13 Agustus 2026.
PT Astra Honda Motor belum mengumumkan harga maupun penjualan UQ3 di Indonesia.
Berapa jarak tempuh Honda UQ3?
Wuyang-Honda mengklaim versi EV mampu menempuh 68 kilometer, sedangkan versi EM mencapai 70 kilometer berdasarkan siklus WMTC.
Jarak nyata dapat berubah mengikuti beban, rute, kecepatan, cuaca, dan kondisi baterai.
Apakah Honda UQ3 memakai baterai lithium?
Tidak. Honda UQ3 memakai baterai timbal-asam 72 volt 23 ampere-jam yang dilengkapi BMS.
Kapan Honda UQ3 dijual di Indonesia?
Belum ada jadwal resmi hingga 13 Agustus 2026. Konsumen perlu menunggu pengumuman PT Astra Honda Motor.
















